(2S) Crazy Love (part 1 of 2)

pkdt2.jpg
💟💟 CRAZY LOVE 💟💟

Author : Leeyuunayuuna

Main Cast : Im Yoona x Lee Donghae;

Genre : romance,comedy

Rating : PG 16

Disclaimer

Semua cast diatas adalah milik tuhan saya hanya meminjam namanya saja,ide cerita muncul dari pikiran saya.

Hallo aku kembali bawa ff baru .. sambil nungguin DLMIYC selesai…

My love is you…… Im Yoona

You are my love….. Lee Donghae

Crazy Love

        Im Yoona >< Lee Donghae

Happy Reading

Author pov

Pukul 7 pagi, keluarga Choi tampak sibuk menekuni sarapan mereka, kegiatan rutin setiap pagi sebelum anggota keluarga melakukan kegiatan masing-masing. Tiba tiba dari arah lantai atas kediaman mewah keluarga Choi tampak seorang gadis berlari menuruni tangga sambil menenteng sepatunya.
“Morning!!!!” Pekiknya nyaring, menghampiri semua anggota keluarga dan mengecup pipinya satu persatu.Lalu kemudian duduk di kursi kosong disamping namja tampan yang lebih tua beberapa tahun darinya.

“Choi Yoona bisakah suara merdumu itu dikecilkan” sindir sang namja itu.

“Uhh dasar.. bilang saja iri, kau tidak mempunyai suara semerdu suara dongsaengmu ini” balas yeoja itu tak mau kalah.

“Tidak salah apa, aku iri dengan suaramu yang telah mengganggu pagiku yang damai ini”

“Isshh appa, umma lihat oppa jahat padaku” yeoja itu mengeluarkan jurus ampuhnya jika sudah terpojok oleh oppanya itu.

“Choi Siwon dan Choi Yoona bisakah kalian berhenti bertengkar,suara kalian memang merdu tetapi akan lebih merdu lagi kalau kalian diam” seperti biasa Ny. Choi menengahi mereka dengan sindirannya.

Tuan Choi hanya bisa geleng kepala melihat kelakuan istri dan kedua anaknya jika sudah beradu argumen.

Author Pov end

Someone Pov

Setelah sarapan pagi bersama keluargaku, aku langsung berangkat ke sekolah dengan mobil kesayanganku yang merupakan hadiah ulang tahunku yang ke 17. Aku bersyukur terlahir di keluarga yang cukup mampu.

Sebelumnya, kata orang tak kenal maka tak sayang. Perkenalkan aku Choi Yoona, kata orang aku gadis yang ceria, bawel, polos, lebay. Usiaku saat ini 18 tahun dan sekarang masih kelas 3 SMA di Star School sekolah yang sangat terkenal di Korea. Aku anak dari Choi Kiho seorang CEO Star Group sebuah perusahan ternama yang bergerak diberbagai bidang seperti perhotelan, pendidikan, mall dan lainnya. Sedangkan ummaku Kim Jin Ah seorang desainer yang tak diragukan lagi kemampuannya. Dan aku punya seorang oppa tampan yang menyebalkan tapi walau sering menggangguku aku tetap menyayanginya. Selain itu, ia juga seorang direktur di perusahaan yang dibangun bersama sahabatnya yang katanya menetap di Jepang. Jujur saja sekarang kalian pasti sedang membayangkan kehidupanku yang begitu sempurna khan? Benar!! tapi ternyata ketentuan tuhan berlaku juga padaku “tidak ada manusia yang sempurna.” Walau dianugrahkan semua itu tapi aku memiliki sifat selain kuceritakan diawal tadi, yaitu ceroboh level akut sampai-sampai Seo Minji sahabat karibku kadang-kadang juga ikut terseret akibat kecerobohanku. Mian Minji-ah hehe. Oke perkenalannya sampai disini dulu ya. Karena aku harus buru-buru sampai kesekolah.

Yoona Pov end

Lee Family…

Tak jauh berbeda dengan kebanyakan keluarga lainnya pagi itu keluarga Lee menikmati sarapan mereka. tampak ada Tuan Lee dan istrinya dan kedua anaknya beserta cucu mereka.

Someone Pov

Seperti biasa pagi ini aku dan keluargaku menikmati sarapan bersama. Sebelumnya perkenalkan aku Lee Donghae, dan yang duduk dihadapanku adalah orang tuaku Lee Jungho dan Bae Min Jung. Appa seorang yang bekerja keras tak heran sekarang ia menjadi seorang yang CEO ternama dengan berbagai prestasinya. Sedangkan umma ia memilih untuk hanya mengurus yayasannya dan orang disampingku ia Noonaku Lee Seena, ia bekerja membantu appa, sedangkan yeoja kecil itu keponakanku Park Sarang anak dari noonaku. Mereka akan menginap disini jika suami noona yang seorang pilot sedang bertugas. Oh iya sebelumnya aku lupa usiaku saat ini 28 tahun, oke melihat usiaku kalian pasti berpikir orang seusiaku sudah cukup atang untuk menikah tapi faktanya aku sekarang masih sendiri. Sebenarnya umma sudah berulang kali mengingatkanku untuk segera menikah tapi dulu saat aku memperkenalkan kekasihku tak seorangpun dari mereka yang disukai umma. Akhirnya sekarang aku memilih untuk tak peduli. Oh iya aku adalah orang yang keras dan dingin kecuali jika bersama keluargaku.

“Aku duluan” ujarku saat aku menyelesaikan sarapanku.

“Kiss me dear” pintaku pada keponakanku

“Muachhh…” ia mencium pipiku dan berbisik ditelingaku. “jangan lupa boneka Sarang uncle tapi, jangan beri tahu umma” bisiknya polos.

“Oke.. ” balasku, aku tahu kalau sampai noonaku tahu ia pasti melarang karena ia sudah memiliki banyak boneka terlebih ummaku sangat memanjakannya. Mungkin karena cucu satu-satunya.

Donghae Pov end

Di tengah perjalanan…

Yoona Pov

Sedang asyik menikmati musik, tiba-tiba ponselku berbunyi.

“Minji cerewet” gumamku pelan saat melihat ID penelepon. Ada apa ratu cerewet itu menghubungiku sepagi ini.

“Ada apa Minji?” tanyaku sesaat menekan tombol jawab.

“Choi Yoona!!! Kau dimana, kau tak lihat sekarang pukul berapa, kau lupa perkataan guru Song minggu kemarin kalau pelajarannya dipercepat 15 menit dari seharusnya. Sebentar lagi ia akan datang, jika telat kau tidak boleh ikut ujian dan langsung mendapat nilai F ” teriaknya nyaring.

“Seo Minji tidak perlu berteriak seperti itu, telingaku sakit mendengar suara cemprengmu” ujarku. Tak sengaja aku menatap jam tanganku pukul 7.15 KST

“Oh My God, Seo Minji kenapa kau baru menghubungiku?” Aku mengerem mendadak mobilku saat aku sadar semua yang diteriaki Minji tadi.

“Brakk….” tiba- tiba mobil dibelakang menabrak mobilku.

“Oh apa lagi ini”

“Ada apa Yoong?” tanya Minji yang masih terhubung dengannya.

“Tunggu Minji ada urusan yang harus ku selesaikan dahulu” ujarku langsung keluar menuju mobil sipenabrak itu.

“Buka!!!” teriakku didepan mobil orang itu.

“Minji aku tutup dulu, urusanku ini sangat penting” ujarku pada Minji memutuskan hubungan teleponnya.

“Tapi Yoong kau….” ucapan Minji terpotong saat aku langsung menutup teleponnya dan faktanya aku melupakan aku akan terlambat.

“Buka!!!!! ” teriakku lagi saat si pengendara mobil itu masih tidak bergeming. Aku malah semakin memukul bagian depan mobilnya.

“Apa-apaan kau ini” teriaknya. Tampak seorang namja keluar dari mobil tersebut. Wajahnya cukup tampan untuk orang seusianya tapi wajahnya tanpa ekspressi, datar dan dingin. Ya Choi Yoona dalam situasi seperti ini kau masih sempat-sempatnya menilai orang.

“Lihat mobilku yang mulus kau tabrak” balasku teriak.

Ia menatapku dari atas sampai bahwa dengan tatapan meremehkan.”aku tidak akan menabrak jika kau tidak berhenti mendadak” jawabnya

“Semua ini salahmu ahjussi, kau yang mengendarai mobilmu dengan kecepatan tinggi kalau tidak kau pasti bisa mengeremnya” balasku tidak mau kalah.

“Dengar bocah kecil.. Itu salahmu yang berhenti tiba-tiba dan terlebih aku melihatmu menelepon sambil mengendarai mobil. Jadi ini bukan salahku” ujarnya dan menuju kembali mobilnya.

“Yakkhh ahjussi kau harus bertanggung jawab” teriakku tapi ia menghiraukan dan tetap menuju mobilnya.

“Ini tidak bisa dibiarkan” gumamku. Aku langsung berlari kearahnya dan langsung menarik rambutnya.

“Apa-apaan kau bocah, lepaskan rambutku” ia berusaha melepas cengkraman tanganku dari rambutnya. Setelah berhasil melepas ia kembali menuju mobilnya.
Aku kembali mengejar tapi sekarang aku tidak hanya menarik rambutnya tapi juga melompat ke punggungnya bergelantungan disana.

“Kau!!!! Dasar monkey girl, apa maumu cepat turun” teriaknya

“Tidak mau sebelum kau bertanggung jawab dan mengganti rugi semua kerusakan ini” ujarku masih betah bergelantungan pada tubuhnya. Oke seperti binatang yang diucap ahjussi es ini.

“Oke sekarang kau turun dan lepaskan rambutku. Ambil kunci mobilmu biar aku bawa ke bengkel” ujarnya.

Akhirnya, aku yang polos ini langsung menuju mobil dan mengambil kunci. Hore!! Uang jajanku tidak akan dipotong karena ini, tapi kebahagiannku hanya bertahan sebentar saja karena si ahjussi es itu malah kabur dengan mobilnya.

“Ahjussi kau harus ganti rugi!!” teriakku ditengah jalan itu mau tak mau aku menarik perhatian orang-orang yang berlalu lalang disana.

“OMG aku sudah sangat-sangat terlambat kesekolah ini semua gara-gara ahjussi es itu. Awas saja kalau aku bertemu dengannya lagi”.

Yoona Pov end

Author Pov

@ SkyLand Group..

Disebuah ruangan tepatnya diruangan dengan sebuah papan nama diatas meja yang bertuliskan Lee Donghae, direktur.

“Dasar monkey girl, kepalaku hampir botak karenanya” sungutnya sendiri sibuk memaki – maki yeoja yang baru ditemuinya.

“Pagi, Lee Donghae” sapa seseorang yang baru masuk keruangannya itu.

“Hmm..” balasnya sepertinya mood belum kembali baik.

“Wow ada apa denganmu wajahmu tampak bersinar cerah pagi ini” sindir orang itu.

“Tuan Choi Siwon yang terhormat, aku sudah sangat kesal saat ini karena monkey girl. Jadi jangan kau tambah kekesalanku lagi” jawabnya

“Monkey girl?” tanyanya bingung

“Iya monkey girl, yeoja liar” akhirnya Donghaepun menceritakan kejadian yang dialaminya pagi ini. Sang pendengarpun tertawa geli mendengar ceritanya tersebut.

Author Pov end

Donghae Pov

Setelah menceritakan semuanya pada orang didepanku bukannya bersimpati malah ia ikut tertawa mengejekku.

“Cukup Choi Siwon jika kau cuma mau menertawakanku sebaiknya kau keluar”

Sebelumnya perkenalkan ini sahabatku Choi Siwon. Ia juga direktur di SkyLand group ini. Kami berdua membangun SkyLand sejak 5 tahun lalu tapi selama ini hanya Siwon yang bertanggung jawab. Baru setahun yang lalu aku bergabung disini karena selama 3 tahun lalu aku menetap di Jepang. Walaupun begitu aku turut serta ikut memantaunya bahkan diJepang aku juga berusaha mencari investasi. Walau tidak sebesar perusahaan orangtua kami masing-masing. Kami cukup bangga karena skyLand hasil kerja keras kami berdua tidak hanya mengandalkan kekuasaan orangtua kami.

“Oke sabar Tuan Lee, aku kesini cuma menyerahkan rancangan proyek yang di Gangnam. Dan untuk kali ini kau yang mengecek karena sahabatmu yang tampan ini harus bertemu klien hari ini” ujarnya.

“Ne.. ” balasku sekedarnya

“Memangnya segitu sakitnya, sampai-sampai membuatmu seperti ini?”

“Kau tidak tahu saja walau tubuhnya kurus tapi tenaganya kuat sekali ditambah ia bergelayut ditubuhku. Mudah-mudahan ini untuk pertama dan terakhir kalinya aku bertemu dengannya”

“Jangan terlalu begitu, mungkin nanti Tuhan malah mengabulkan doa sebaliknya kau akan sering bertemu dengannya atau bahkan kau akan tergila-gila padanya” ujarnya.

“Aku tergila-gila padanya, impossible. Aku tidak tertarik pada bocah kecil liar seperti dia” balasku.

“Nothing impossible Lee Donghae” balasnya. Aku tidak membalas lagi. Mana mungkin monkey girl itu bukan tipeku.

Donghae pov end

@ Star Group

Yoona Pov

Akhirnya aku memilih untuk tidak datang kesekolah karena sudah sangat terlambat. Dengan guru Song terlambat beberapa detik saja sudah pasti diusir apalagi terlambat hampir setengah jam sepertiku ini. Ia tidak akan peduli kau anak siapapun. Sekarang aku berada di perusahaan appa membujuknya agar mengizinkanku tidak kesekolah hari. Aku harus buru-buru sebelum sekolah menelepon appa.

Sekarang aku telah berada didepan ruangan appa. Sejak dari dalam lift tadi aku sudah menyiapkan kata-kata apa yang akan kukatakan pada appa nanti. Setelah mengambil nafas sebanyak 3 kali, aku langsung masuk keruangan appa tanpa mengetuk, dan langsung menuju ketempat appa yang kebetulan sedang duduk disofa diruangannya.

“Appa tolong aku!!! Katakan pada pihak sekolah untuk mengizinkanku untuk tidak sekolah hari ini, mobilku di tabrak appa, dan aku telat” rengekku sambil berlutut dan memeluk kakinya.

“Choi Yoona bangun jangan seperti ini”

“No.. Appa sebelum appa menolongku untuk menghubungi pihak sekolah” ujarku.

“Oke. Appa akan meminta izin pada pihak sekolah tapi cuma untuk hari ini saja, sekarang bangun apa kau tak malu dilihat Tuan Lee” ujar appa

“Gomawo, appaku yang paling tampan, baik, dan suka genit sama umma” aku langsung berdiri dan memeluknya.

“Eh…” aku terkejut ternyata diruangan itu tidak hanya ada appa tapi juga ada rekan kerja appa.

“Appa kau tidak mengatakan kalau kau ada tamu, aku malu ia melihatku seperti tadi” bisikku keras karena sepertinya rekan appa tersebut mendengarnya dan sekarang tampak tersenyum.

“Kenapa menyalahkan appa, siapa tadi yang langsung masuk dan merengek-rengek”

“Uh appa kau selalu bisa menjawabnya, kenapa aku selalu terpojok jika beradu argumen dengan semua keluarga Choi mulai dari dirimu, umma sampai oppa juga”cerocosku.

“Hmm sebelumnya perkenalkan aku Choi Yoona tuan, dan aku harap kau pura-pura tidak tahu atas kejadian tadi ya, aku malu”. ujarku

“Choi Yoona kau tidak perlu memperkenalkan diri. Tuan Lee ini sudah mengenalmu sejak kecil, kau saja selama ini yang sibuk dengan urusanmu sendiri tidak mau diajak bertemu dengan rekan bisnis appa” cerocos appa. Aku hanya cemberut, sekali lagi appa berhasil memojokkanku.

“Mian tuan Lee bukannya aku tidak sopan, rekan kerja Siwon oppa saja aku tidak tahu apalagi rekan kerja appa yang pasti tidak muda lagi” celetukku polos

“Choi Yoona kau ini, sekarang ceritakan apa yang terjadi padamu?” tanya appa

“Aku telat datang kesekolah gara-gara ahjussi es appa, ia menabrak mobilku bagian belakang dan malah kabur, menurutmu Tuan Lee ia tidak bertanggung jawab khan?” tanyaku pada tuan Lee meminta pembelaan.

Tuan Lee menggangguk. “Good, tuan Lee saja setuju, tapi aku cukup senang sebelum ia pergi aku berhasil menarik rambutnya dan bergelantungan ditubuhnya tapi sayang…”

“Choi Yoona kau melakukan itu?” tanya appa memotong ucapanku. Aku hanya menggangguk polos

“Sudahlah sekarang kau pulang kerumah, appa sudah menelepon sekolahmu” ujarnya

“No.. Appa aku tidak mau pulang sekarang. Aku tidak mau diceramahi oleh istrimu itu. Dulu saja aku pulang cepat saja aku diceramahi berjam-jam. Apalagi sekarang aku tidak sekolah, kau akan menemukan putrimu cantik ini terkapar tidak berdaya, lebih baik aku berkeliling perusahaanmu ini, untung-untung aku bertemu dengan calon menantumu”

“Choi Yoona, kau ini!! terserah saja sekarang appa mau melanjutkan perbincangan dengan tuan Lee yang sempat digganggu oleh seseorang”

“Tinggal bilang untuk keluar saja, appa tidak usah menyindir. Aku permisi dulu tuan Lee eh tidak karena kau telah lama mengenal appa aku memanggilmu abeoji saja dan untuk pertemuan berikutnya aku pasti akan langsung mengenalmu. Dan untuk appa cerewet aku keluar dulu jangan merindukanku ” ujarku

Yoona Pov end

Author pov

“Putrimu sudah besar, aku sudah lama tak bertemu dengannya. Sekarang ia sangat cantik dan lucu dan sangat mirip dengan Jin Ah”

“Kau benar jika melihatnya kau akan menemukan Jin Ah kecil padanya, Yoona seperti duplikatnya Jin Ah” ujar tuan Choi.

Setelah meninggalkan ruangan appanya Yoonapun berkeliling.

“Hallo miss Hyorin” sapanya pada salah satu karyawan appanya. Memang ia cukup sering kesini jadi sedikit banyak mengenal karyawan appanya.

“Hallo Nona Yoona, bukannya sekarang masih jam sekolah nona, apa kau pulang cepat?”

“No, ceritanya panjang… Nanti aku ceritakan ya, aku mau keliling-keliling dulu”

Akhirnya setelah hampir 3 jam karena bosan Yoona kembali keruangan appanya..

“Appa, aku ke tempat oppa ya” bujuk Yoona

“Nanti kau malah mengganggunya disana” ujar Tuan Choi

“Aku janji appa, selama disana aku akan menurut pada oppa” bujuknya lagi

“Baiklah, Tapi kau diantar supir appa” putus tuan Lee

“Oki doki Tuan Choi” ucap Yoona dan langsung keluar dari ruangan appanya.

Author pov end

@Skyland Group

Sesampai di tempat oppanya, Yoona langsung menuju ruangan oppanya itu.

“Nona, apa tuan Choi Siwon ada didalam?” Aku bertanya pada yeoja dihadapanku sepertinya ia sekretaris oppa yang baru, karena yang aku tahu selama ini sekretarisnya Hara unnie.

“Maaf, apa Nona sudah buat janji dengan tuan Choi?” tanyanya ramah

Aku spontan menggelengkan kepalaku, “Belum, Apakah kalau bertemu dengan oppaku, aku juga harus buat janji Nona?” tanyaku polos

“Maaf nona, aku tidak tahu bahwa kau adiknya tuan Choi” ujarnya tampak ia merasa bersalah.

“Tidak apa, jadi dimana si playboy Choi Siwon itu Nona, apa ia ada didalam?” tanyaku, seperti kecerewetanku kembali lagi.

“Tuan sedang keluar tapi sebentar lagi ia akan kembali, Nona bisa tunggu di ruangan tuan” ujarnya lagi.

Kalau aku menunggu didalam sendirian pasti akan bosan, lebih baik aku disini saja, mungkin saja aku bisa mengorek informasi tentang kelakuan oppa. ” Aku disini saja unnie, aku memanggilmu unnie saja ya biar lebih akrab”

Ia tersenyum dan mempersilakan aku duduk dikursi kosong dihadapannya.

“Yura unnie” aku membaca nametag didadanya. “Perkenalkan aku Choi Yoona, kau bisa panggil Yoona, Yoong apa saja yang penting yang bagus-bagus jangan seperti bossmu itu suka seenaknya nama orang”

“Ne, Nona senang berkenalan denganmu kau sangat cantik dan lucu” ujarnya

“Gomawo, unnie adalah orang yang kesekian kalinya yang mengatakan itu”

Yeoja didepanku tertawa pelan. “Unnie, sudah beberapa lama bekerja disini?” tanyanyaku

“Baru 2 bulan yang lalu, aku menggantikan Hara unnie yang ikut suaminya pindah tugas”

“Oh begitu, pantas karena selama ini aku tahunya Hara unnie, tapi tak apa sepertinya unnie orang yang enak juga untuk diajak berbicara dibelakang bossmu, karena jika ia tahu aku mengajak karyawan berbicara saat sedang bekerja pasti sisi kuda liarnya akan muncul… hahaha”

“Apa kau senang bekerja disini, apa oppaku memperlakukanmu dengan baik , ia tidak menggodamu khan, hati-hati ya kalau ia menggombalimu jangan dipercaya unnie, kau tahu oppaku sangat playboy, bayangkan dalam 1 bulan ia bisa berkali-kali berganti pacar” aku menasehatinya, karena aku tidak mau orang sebaik ini menjadi korban oppaku, walaupun aku baru mengenalnya.

“Choi Yoona, kenapa kau bisa disini” tiba-tiba sebuah suara berat menghentikan pembicaraan kami.

Aku menoleh ke arah  suara, “Oo… si kuda playboy sudah datang”

“Kenapa kau bisa disini bocah, bukannya ini masih jam sekolah?” tanyanya

“Ceritanya panjang oppa, nanti aku ceritakan diruangan oppa?”

“Ayo masuk, dan untukmu kembali bekerja, besok-besok jika bocah cerewet ini mengajakmu bergosip hiraukan saja” ujarnya dan langsung menuju ruangannya

“Aku masuk dulu unnie, semangat bekerja”

Yoona Pov

Author Pov

“Jadi sekarang ceritakan kenapa kau bisa nyasar kesini nona muda Choi?” Tanya Siwon langsung

“Kau sungguh kakak yang tidak berprikeadikkan oppa, aku baru masuk bukannya disuruh duduk malah langsung disuruh bekerja” cerocos Yoona

“Bekerja?”

“Yupss, kalau berbicara aku khan menggunakan mulut, apalagi aku berbicara panjang lebar pasti mulutku akan penat”.

Siwon hanya bisa menghela nafas menghadapi sifat polos bin lebay adiknya itu.

“Baiklah, adikku tersayang silahkan duduk disofa ini terserah kau mau duduk dimana?” Ujar Siwon sedikit tidak ikhlas.

“Kalau begitu khan bagus, walau kau mengucapkannya sedikit tidak ikhlas tidak apa-apa”

Kemudian Yoonapun menceritakan kejadian tabrakan tadi pagi sampai ia terdampar di sini.

“Pasti oppa kesal juga khan kalau jadi aku, bayangkan ia pergi saja tanpa mau bertanggung jawab”

Siwon bukannya bersimpati, malah tertawa ngakak mendengar cerita Yoona. Dan ia merasa cerita adiknya pernah ia dengar sebelumnya tapi kapan ia lupa.

“Ishh kau ini bukannya bersimpati malah gembira diatas penderitaanku, kau pasti bukan kakak kandungku” cerocos Yoona

“Enak saja” Siwon menjitak kening Yoona.

“Sakit oppa” sungut Yoona sambil mengusap-usap kening indahnya.

“Ya kau yang berbicara seperti itu”

“Ya maaf oppa, aku khan sedang kesal jadi kata-kata itu keluar saja. Tapi tenang oppa jangan sedih karena aku yakin kau kakak kandungku lihat wajah kita mirip, golongan darah kita sama sekeluarga, saat test juga membuktikan kalau kita mempunyai hubungan darah. Jadi oppa tidak usah takut kehilangan aku ya” ujar Yoona mengusap-usap pelan punggung kakaknya itu.

“Ishh Choi Yoona  khau ini, mimpi apa aku punya adik seperti ini” Siwon gemes sendiri pada kelakuan polos bin ajaib adiknya ini.

“Ya sudahlah, tapi setengah jam lagi oppa ada rapat dengan klien, kau bagaimana mau pulang saja?” Tanya Siwon

“No.. oppa kau tahu khan istri dari appamu itu bagaimana cerewetnya, aku pasti diceramahi abis-abisan”

Siwon menganggukkan kepala, ia tahu gimana sifat ummanya itu. Lihat saja duplikatnya dihadapannya ini.

“Aku bersama Yura unnie saja oppa?”

“Dengar adikku sayang, Yura itu sekretarisku otomatis ia akan ikut kemanapun aku pergi”

“Oppa menyukainya ya?” tanya Yoona lagi

Siwon refleks menganggukkan kepalanya spontan. “Eh.. kau apa-apaan bertanya seperti itu” gugup Siwon

“Tidak boleh, kau tidak boleh menyukainya”

“Yakk kenapa tidak boleh”

“Pokoknya tidak boleh, oppa pasti akan mempermainkannya, oppa kan playboy, aku tidak mau Yura unnie menjadi korban oppa selanjutnya karena sejak hari ini aku telah mendeklarasikan bahwa Yura unnie telah menjadi temanku, dan aku akan melindungi temanku dari setan playboy seperti oppa” ucap Yoona berapi-api.

“Kau ini adikku, harusnya kau mendukungku bukan memusuhiku”

“Pokoknya sekali tidak boleh, tidak boleh”

“Terserah itu urusan nanti, sekarang urusanmu dulu apa kau tunggu disini saja” Saran Siwon.

“Aku itu tidak mau sendiri oppa, aku pasti bosan tidak ada orang yang diajak untuk mengobrol”

“Sungguh adik yang  merepotkankan, aku titipkan kau dengan sahabatku saja, aku rasa ia ada diruangannya”

“Oki Doki oppa, let’s go”

“Unnie, aku ke tempat teman oppa dulu, mulai hari ini kau temanku dan ingat pesanku tadi ya, bye bye unnie” ujar Yoona saat melewati mejaa Yura, Yura mengangguk tampak ia sangat menyukai yeoja dihadapannya.

“Ayo oppa!!!” Yoona menarik tangan Siwon agar tidak dekat-dekat Yura.

Sesampainya disana…

“Chaerin, Donghae ada di dalam?” tanya Siwon kepada sekretaris sahabatnya itu.

“Ada, silakan masuk tuan”ujarnya sopan

Siwon langsung memasuki ruangan sahabatnya itu, sedangkan Yoona..

“Hallo unnie, aku Choi Yoona senang berkenalan denganmu” ya Yoona hanya tahu orang-orang diwilayah Siwon saja itupun orang-orang yang sering berhubungan dengan oppanya.

“Ne, nona aku Chaerin senang mengenalmu juga”

“Sippp, aku masuk dulu ya, jangan sampai oppa playboyku itu mengomel kayak cewek lagi”

Krakk….

Mendengar suara pintu ruangannya terbuka, Donghae yang sedang mencari sesuatu di lemari berkasnya langsung menoleh dan melihat sahabatnya, ia menatap sahabatnya dengan pandangan bertanya.

“Apa kau sedang sibuk?” Tanya Siwon

“Tidak terlalu, memangnya ada apa?”

“Aku mau meni…”

“Oppa…”  panggil Yoona yang menyusul Siwon. Pandangan Donghae sekarang beralih ke yeoja di belakang sahabatnya itu.

“Kau!!!” Teriak Donghae saat menyadari siapa yeoja tersebut

Yoonapun yang merasa di teriaki menatap orang itu, ” Kau ahjussi tadi khan??” Yoona langsung menuju kearah Donghae dan langsung memeluknya dari belakang. “Ahjussi kau tidak bisa kabur lagi, kau harus bertanggung jawab atas kerusakan pada mobilku”

“Yakkk bocah, lepaskan”

Siwon hanya bengong melihat adegan adik dan sahabatnya, ia bingung apa yang terjadi.

“No..sebelum kau mengganti semua kerugianku. oppa tolong aku, ini loh ahjussi es yang aku ceritakan padamu tadi”

“Yakk Choi Siwon mengapa kau bawa bocah ini kesini, ini bocah monyet yang aku ceritakan tadi pagi”

Siwon langsung tertawa ngakak saat ia mengerti situasi yang terjadi saat ini

“Diam!!!!” Teriak Yoonhae kompak, dan berhasil menghentikan tawanya Siwon walapun sebenarnya ia sedang menahan tawa. Akhirnya ia tahu kenapa cerita Yoona familiar ternyata pagi tadi ia mendengar dari Donghae.

“Lepas, bocah..!!!” Donghae masih berusaha melepas pelukan Yoona

Bukannya takut Yoona malah semakin mengeratkan pelukannya, “Tidak akan , sebelum kau janji akan mengganti semua kerusakannya”

“Oke, aku akan mengganti rugi”ujar  Donghae akhirnya

“Dari tadi napa…” ujar Yoona dan melepas pelukannya.

“Ada apa dan kenapa kau membawa bocah gila ini”

“Dia adikku, dia tidak mau sendirian,jadi aku menitipkan dia padamu selama aku rapat” jelas Siwon

“Aku tidak mau, bocah ini berada dekat-dekat denganku”

“Yakkk, ahjussi kau pikir aku mau dekat-dekat denganmu, udah jutek dingin lagi” sungut Yoona kesal.

“Lihat khan dia juga tidak mau denganku” sekarang Donghae menatap sahabatnya itu.

“Nona Choi, sekarang kau pilih mau disini, menunggu sendirian di ruanganku, atau pulang kerumah”

Yoona langsung mengerucutkan bibirnya kesal karena pilihannya tidak ada bagus, “Baiklah oppa aku disini saja dengan ahjussi es ini, walaupun sehabis rapat kau akan menemukan aku sudah membeku” putus Yoona akhirnya.

Akhirnya Siwon lega mendengar keputusan adiknya, walaupun kata-katanya lebay, “Nah Lee Donghae, titip adikku ya. aku harus segera pergi, Yura sudah beberapa kali menghubungiku sepertinya klien sudah datang” jelas Siwon dan langsung keluar tanpa mendengar jawaban dari sahabatnya itu.

“Apa-apaan kakakmu itu, seenaknya jidatnya pergi  begitu saja tanpa mendengar jawabanku” Rengutnya kesal

“Sabar ya ahjussi, oppaku memang seperti itu”

Donghae menghela nafas keras, beberapa jam kedepan ia harus menghadapi adik sahabatnya itu. Akhirnya ia memilih melajutkan pekerjaannya setelah menemukan berkas yang dicarinya tadi, menghiraukan yeoja dihadapannya terserah ia mau melakukan apa.

Author Pov end

Siwon Pov

Setelah meninggalkan ruangan sahabatku, aku langsung menuju ke ruanganku untuk menyiapkan berkas rapat, sebenarnya ini pekerjaan Yuraku karena tugaslu hanya mempelajari saja.

Sebenarnya aku juga sedikit segan pada sahabatku, aku takut adikku tercinta itu membuat masalah disana. Tapi tak apalah, mungkin dengan kecerewetan dan kelebayan adikku itu sifat es sediki terkikis.

“Yura, keruanganku sebentar” perintahku

“Ne, direktur” jawabnya lembut

Suaranya yang lembut, entah kenapa  bisa membuatku damai, beda dengan suara adikku yang cempreng dan melengking itu…

“Berkas yang aku minta telah kau siapkan?” Tanyaku langsung saat ia masuk keruanganku

“Sudah  Direktur” jawabnya. Walaupun baru menjadi sekretarisku, Yura cukup cekatan.

“Kenapa kau masih berdiri disitu, silahkan duduk dan kalau kita hanya berdua saja , panggil aku oppa jangan panggil aku direktur. Kau mengerti?”

“Ne, Direkt…. eh maksudku oppa” ujarnya takut

Aku sedikit heran melihat sikapnya kepadaku, beda dengan biasanya…

“Kau kenapa, beda dari biasanya?” Tanyaku akhirnya

“Aku baik-baik saja oppa”gugupnya

Aku memberi tatapan menintimidasi padanya. Akhirnya ia menceritakan semuanya.

“Ishh adikku itu harus diberi pelajaran, walaupun aku playboy tetapi aku juga tidak selebay cerita adikku terlebih lagi yeoja dihapanku sudah terhasut perkataannya, peluangku untuk mendapatkannya malah mundur satu langkah.”

Siwon Pov end

Yoona Pov

Setelah melihat-lihat ruangan ahjussi es itu, aku kembali duduk di sofa sedangkan ahjussi itu sibuk dengan kertas dihadapannya mengganggap aku butiran debu saja.

Akhirnya karena aku tidak suka kesunyian, aku berinisiatif memulai pembicaraan

“Ahjussi… ” panggilnya, tapi ia menghiraukanku, “ahjussi panggilku lagi” ia tetap menghiraukanku, entah memang tidak dengar karena fokus pada pekerjaannya atau pura-pura tidak dengar. Akhirnya aku mendekati meja kerjanya, aku yakin apa yang aku lakukan sebentar lagi akan berhasil.

“Ahjussi!!!” Teriakku di tepat ditelingaku. Dan berhasil aku hebat bukan?

“Yakkk bocah jangan teriak-teriak ini kantor bukan hutan tempat tinggalmu” gertaknya sambil mengusap telinyanya.

“Yee enak saja, itu semua salahmu ahjussi kenapa kau menghiraukan panggilanku” aku  membela diri.

“Ishh, oke sekarang maumu apa?”

“Aku hanya mau mengenalkan diri, kata orang tak kenal maka tak sayang. Aku Choi Yoona panggil saja Yoona jangan panggil aku bocah lagi. walaupun aku tahu pertemuan awal kita tidak begitu baik ” ujarku

“Hmm” jawabnya datar

Kurang ajar, ia hanya menjawab dengan gumaman saja ini tidak menghargai aku namanya, “Ya , ahjussi  kau tidak tahu sopan santun ya, kalau ada orang yang memperkenalkan diri kau juga harus memperkenalkan dirimu juga” ucapku berapi-api”

“Lee Donghae” jawabnyq singkat, jutek dan dingin

“Dasar ahjussi es, ngomongnya irit dan dingin. Sepertinya sebentar lagi aku akan  membeku karena aura esnya itu”gumamku

“Ahjussi, kau seperti ini pasti yeoja masa lalumu khan, seperti drama yang sering ditonton Suji ahjumma, dimasa lalu kau pasti patah hati atau cintamu bertepuk sebelah tangan dan yeoja itu memilih namja lain. Dan akhirnya kau bersikap seperti ini pada para yeoja. Benarkan? Tentu aku khan pintar” ujarku

Tampak ia menghentikan pekerjaannya,”Bisakah kau diam bocah, suaramu itu mengganggu konsentrasiku dan satu lagi jangan panggil aku ahjussi, aku belum setua itu”

Aku hanya mengangkat bahu “Nanti aku pikirkan lagi ahjussi”

Yoona Pov end

Author Pov

Beberapa menit kemudian, ruangan itu kembali sunyi Donghae sibuk dengan pekerjaanna  sedangkan Yoona sibuk membolak-bolak balik majalah bisnis yang ada di ruangan itu.

“Ahjussi, aku lapar !!!! Pesankan aku makanan” rajuknya.

“Ahjussi …” rajukku lagi.

“Kau bocah sungguh merepotkan, dosa apa aku bertemu denganmu”

“Bukan dosa ahjussi tapi anugrah kau bisa bertemu dengan gadis secantik dan seimut aku” narsis Yoona. “Ahjussi cepet pesenin aku makanan”

“Chaerin keruanganku sebentar” ucapnya singkat dan langsung menutup teleponnya.

Tidak beberapa lama, pintu diruangan itupun diketuk.

“Masuk” perintah Donghae

“Ada yang bisa saya bantu Pak” tanya Chaerin sekretarisnya.

“Hai unnie” sapa Yoona saat Chaerin masuk keruangan itu. Chaerin tersenyum membalas sapaan Yoona.

“Pesankan makanan dan tanyakan pada bocah itu makanan apa yang mau dipesannya” perinta Donghae

Chaeri mengangguk dan menoleh kearah yeoja cantik dan lucu di sampingnya, “Nona, mau saya pesankan apa?” Tanyanya

“Aku mau pesan spageti, burger, pizza, steak sama french fries “

“Aku menyuruhmu memesannya untuk dirimu sendiri bukan untuk orang sekantor”

“Ini semua untukku ahjussi, uangmu tak akan habis untuk membayar semua ini. Ayo unnie pesan, perutku sudah berontak”ujarnya. Chaerinpun meninggalkan ruangan itu.

“Ternyata bukan hanya merepotkan tapi kau juga rakus bocah”sindirnya

“Ya ahjussi, aku itu masih masa pertumbuhan jadi perlu pasokan nutrisi yang banyak, memangnya kau sudah tua” balas Yoona

Donghae memilih untuk tidak meladeni setan kecil dihadapannya itu.

Beberapa menit kemudian…

“Donghae, honey….” tiba-tiba seorang yeoja masuk dan memeluk Donghae.

Donghae tampak risih dengan pelukan yeoja itu.

“Bisa kau lepaskan pelukanmu”

“Honey aku rindu padamu, apa kau baik-baik saja apa tidurmu cukup, apa kau sudah makan siang, apa kau…” ia berbicara tanpa henti dan sedikit mendesah.

“Yakkk ahjumma !!! Kau bisa diam tidak, apa kau tak lihat aku lapar dan mendengar suaramu yang menjijikan itu membuat aku semakin lapar”omel Yoona. Benar yeoja ini kalau sudah lapar badmoodnya pasti muncul.

“Siapa kau, kenapa bisa diruangan tunanganku. Honey siapa bocah ini?” Tanyanya manja pada Donghae.

“Aku Choi Yoona, bukan urusanmu aku berada disini tidak ada hubungannya denganmu Nona” balas Yoona

“Honey… lihat bocah ini….”Rajuknya sambil bergelayut di lengan Donghae

“Dengar aku bukan tunanganmu dan yeoja ini…”

“Lihat ahjumma… kau tidak malu mengaku-aku. Kasihan sekali dirimu..” sindir Yoona.

“Honey..kau bercanda saja, aku tunanganmu. Honey usir bocah ini dari sini mataku bisa sakit melihatnya. Dan kau bocah kau pasti wanita murahan bukannya pergi sekolah malah kelayapan kesini menggoda tunangan orang”

Sepertinya sebentar lagi yeoja itu tidak akan baik-baik saja. Melihat aura membunuh dari Yoona.

“Apa murahan!!!! Kau ngomongin dirimu sendiri Nona tanpa nama.. lihat pakaianmu, kau tidak punya uang ya sampai-sampai memakai pakaian adikmu yang kekecilan itu.make up sudah melebihi badut. Bukan aku yang keluar dari sini tapi kau” Yoona langsung menarik yeoja itu keluar.

“Lepaskan aku bocah sialan”teriaknya. Mungkin karena juga sedang lapar emosinya  yoona meningkat. Dan karena  segera ingin mengusir yeoja itu kekuatannya bertambah.

Sesampainya dipintu ia langsung melepas dan mendorong yeoja itu, mungkin karena tidak akan menyangka akan didorong yeoja itu terjerebab ke lantai, menjadi tontonan karyawan lain “Hei dengar Nona tanpa nama, berdada besar dan bermake up tebal, itu akibat kau menghinaku, apalagi dalam kondisi aku kelaparan begini.”

“Siapa kau memperlakukankan aku seperti ini?”

“Ternyata kau juga tuli nona, aku Choi Yoona, bukannya aku sudah memberi tahumu tadi. Lebih tepatnya adik Choi Siwon pemilik perusahaan ini”

“Jadi sekarang tunggu apa lagi, cepat pergi dari sini!!” Usir Yoona

“Awas kau bocah” ancamnya..

“Ihhh aku takut” sindir Yoona

Sepeninggal yeoja itu semua karyawan bertepuk tangan, “Nona kau hebat, kau orang pertama yang berhasil mengusirnya secepat itu, biasanya perlu beberapa orang untuk mengusirnya” ujar Chaerin, “Ahh itu biasa saja” ujar Yoona dan kembali masuk keruangan itu.

“Eh.. ahjussi kenapa kau berdiri disitu?”tanya Yoona saat melihat Donghae terbengong, sepertinya ia cukup kaget melihat drama yang baru terjadi.

Karena tidak ada jawaban dari Donghae, Yoona tak ambil pusing. Ia langsung menghempaskan tubuh kecilnya di sofa ruangan itu. Tenaga cukup terkuras untuk mengusir yeoja menor tadi. Ia tampak seperti orang yang bekerja keras saja.

Tak beberapa lama terdengar ketukan dipintu . Chaerin masuk dan membawa makanan pesanan Yoona.

Melihat apa yang dibawa Chaerin, Yoona langsung berbinar-binar. Kau benar-benar pahlawan unnie,membawa makanan disaat yang tepat.

Yoonapun langsung membuka satu persatu pesanannya. Sedangkan Donghae ia masih takjub dengan kemampuan bocah kecil itu.

“Kau tidak apa-apa Pak?” tanya Caerin melihat tingkah tidak biasa atasannya itu

“Aku tidak apa-apa, kau boleh keluar” perintahnya. Akhirnya Donghaepun memilih  melanjutkan pekerjaannya yang tertunda tadi.

“Ahjussi…”panggil Yoona seperti ia telah selesai menata makanannya.

Donghae menatap Yoona dengan pandangan bertanya..

“Diantara ini ada makanan yang kau sukai”tanyanya kemudian

Donghae menatap makanan, “Cukup menggoda” batinnya terlebih ia menyukai spagetti.

“Spagetti” jawabnya

Yoona menganggukkan kepalanya, “oh.. ” ia melanjutkan makannya

Donghae kaget, “begitu saja,apa iya tidak menawariku” batinnya lagi.

“Ya bocah, kalau kau tak berniat menawarinya, buat apa kau bertanya makanan yang aku sukai” kesalnya

“Kenapa ahjussi marah padaku, aku khan hanya ingin tahu, kalau kau suka spagetti pesan saja lagi, karena makanan ini semua punyaku tidak untuk dibagi-bagi”ujar Yoona.

“Ya Tuhan  cobaan apa yang kau berikan padaku dengan mempertemukan aku dengan bocah ini”Gumam Donghae

Author Pov end

Donghae Pov

Baru sekali bertemu, bocah didepanku yang sibuk dengan makanannya yang tak ditawarinya padaku itu sudah membuat berbagai masalah padaku, oke tidak semua masalah, masalah Yongmi tadi aku berterima kasih padanya karena mengusir yeoja itu dari sini, sebenarnya aku bisa saja, tapi karena dia adalah anak dari teman umma aku sedikit tak enak hati.

Tapi hariku hari  ini cukup berwarna karena bocah itu karena biasanya hariku monoton saja.

Akhirnya aku melanjutkan pekerjaanku yang berkali-kali tertunda.

Beberapa menit kemudian….

Aku merasa ruangan ini sepi seperti biasanya…

“Pantas, ternyata bocah kecil itu, telah tertidur di sofaku. Ya ampun ini bocah hidupnya benar-benar ajaib.”

 Klekk.. Tampak sahabatku Choi Siwon memasuki ruangan..

“Yoona mana?” Tanyanya

Aku melirik ke tempat adikknya yang ketiduran.

“Kebiasaan buruk adikku, setelah kenyang pasti ketiduran.” Ia menatap sisa-sisa makanan diatas meja disamping adiknya itu.kemudian ia mencomot sisa pizza yang ditinggalkan Yoona.

“Ishhh, dasar ahjumma menor,.hikkss umma.”igau Yoona. Huss tidur lagi. Siwon mengusap pelan sang adik.

“Ahjumma menor?”tanya siwon pada Donghae

Donghaepun menceritakan apa yang terjadi pada Siwon. Siwon tertawa geli mendengarnya

“Kau tidak sampai sehari saja sudah stress, aku sudah 18 tahun mengalami hal ini.”

“Ya sudahlah, aku keruanganku dulu, ini hasil rapat tadi” Siwonpun mengangkat tubuh kecil adiknya, “hati-hati Lee Donghae adikku ini memiliki magnet yang bisa membuat seseorang selalu mengingatnya” goda Siwon..

“Tidak akan!!!”

#TBC

DONE…

AKHIRNYA SELESAI JUGA PART 1NYA , INI HANYA SELINGAN AJA HAHAHA. JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK YA. THANKS

PAY PAY

42 thoughts on “(2S) Crazy Love (part 1 of 2)

  1. ciee~ hati2 yaa donghae oppa sama pesona yoona eonni kekeke~~
    next partnya ditunggu yaa eonn~~ ^__^ fighting!

  2. Wow ada ff baru..
    Ya ampun itu si Yoona kelakuaannya…😲😲

    Seru thor lanjtnya jgn lama2 ..💪💪

  3. Ya ampuuuuuunnn eonni habizzz makan terompet ya nyerocos aja he..he.. Tp kerennnnnnn lanjut banyakkin moment yoonhae ya..

  4. Unnie ke mna ajaa . aku kangennn bnget hehe .
    Lucu lucu karakter yoona hahahah . awas lohh nnti donghae ska sma yoona lucuu wkwk

  5. hahaha crta’a lucu bgt, aq ska bgt sm karakter yoong dsni lucu bgt cocok dah, begitu pula dgn hae dy tmbh cool klo dpt karakter cuek kya gt
    aq ska bgt sama crta’a bgs and lucu
    di lanjut ya eon jgn smpe enggak
    gomawo

  6. Next..
    Ffnya bagus, aku suka..

    Aku bacanya ketawa terus sm tingkah yoona, hae hati2 benci bisa menjadi cinta..

    Next aku tunggu part 2 nya..

  7. Yoona bnr2 ajaib.suka bgt dg ff yg castnya mempunyai jarak umur yg sgt jauh kyk gini.jarak umur merka 10thn ya.dongek psti teringt terus ama tingkh ajaib yoona.

  8. keren bangetttt…
    karakternya yoong oke banget.. baru ketemu aja udah buat masalah.. yoong alay tpi polos… tiap ada orang yg dilewatin pasti perkenalin dirinya.. kereeeeenn..

    Next nya jgan lama yah eonni
    Fighting

  9. Suka.. suka…
    Aku juga lagi suka cerita tentang perbedaan umur..
    Dan suka juga karakter yoona disini.
    Lanjutnya jgn lama2 thor

  10. Lucu, cerita keren..
    Konfliknya jangan yang berat-berat oennie…
    Kesal aja klo crta konfliknya byak dan cewek yg selalu di sakiti #curhat

    Ditunggu kelanjutannya..

  11. Seru…
    Yoona lucu, polos bin lebay…

    Lanjutnya jangan lama2 yg dlmiyc juga dilanjut donk unnie.. 😇😇

  12. ffnya lucuu…
    dan kereenn..
    apalagi tingkah yoona eonni..wkwk
    ati2 hae oppa sama prkataanmu nanti jatuh cinta loh sama yoona eonni😀
    cpt” dilanjut ya thor part slnjtnya..
    sama ff yg lainnya ditunggu🙂 *fighting!!^^

  13. Ceritanya lucu, yoona jadi cewe brutal banget, main asal nyablak aja
    Tapi, dy super ramah sama org yg disukainya
    Tu cewe yg dy usir tadi pasti malu banget diperlakuin kaya gitu
    Lagian, gatau malu banget, ngaku” tunangan donghae

    Boleh sdkt ngasih saran?
    Bahasanya agak sedikit berantakan, kurang baku, jadi agak aneh bacanya
    Cuma ide ceritanya menarik kok

  14. lucu bikin senyum senyum sendiri, hae oppa hati-hati sama omongannya loh, siapa tau ujung2nya malah jatuh cinta sama yoong. next chapternya ditunggu thor, oh ya jangan lama2 ya kkk

  15. Haha kocak ga kebayang gmana muka donghae ngadepin yoong yg super cerewet plus narsis pula keke
    Yoong2 knp kau berubah jdi bawel gtu seru
    Next dtnggu chap slnjutnya ne
    #keep writing n go go semangat 😉

  16. Haha, kelakuan yoona ajaib memang akan bisa membuat orang selalu mengingatnya. Jadi berhati-hatilah kau donghae, bocah satu itu akan memikat hatimu.

  17. hahaha =D lucu thor..
    next thor..
    ah.. ff don’t love me if you can’t tolong d lanjut thor.. aq udah penasaran akut sama kelanjutnnya..

  18. HAHAHAHHA ngakak parah sama kelakuan yoona…
    Daebakkk ini bocah lol
    Ff ini bikin ngakak trs bgs jga ceritanya ^^

  19. Udah lama gk mampir di blog ini…kangen sm FFnya yg kece kece.
    Ya ampun, keren bgt ..yoonanya gemesin…nextnya ditunggu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s