(Don’t) Love Me if You (can’t) [Part 9]

cover ff1Author 

Lii Yuuna

Title

(Don’t) Love Me if You (Can’t)

Genre

Sad,happy,chapter

 Cast

Im Yoona x Lee Donghae

Other cast

Dapat ditemukan dalam cerita

Rating

PG 17

Disclaimer

Semua cast diatas adalah milik tuhan saya hanya meminjam namanya saja,ide cerita muncul dari pikiran saya.

Permisi!!!! author datang lagi!! tapi author sedih😦 commentnya pada part 8 berkurang.Tapi walaupun begitu gomawo bagi yang udah comment.Tanpa banyak cuap-cuap lagi yang mari capcus baca ffnya. Dont be SIDE READER krn jika masih byk terpaksa part berikutnya diberi PASSWORD. and terakhir Mianhae Typo(s) and ceritanya ngebosenin.

—————ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ—————

Previous…….

“Jika aku memenangkan tender ini aku ingin kau memenuhi satu permintaanku. AKU INGIN KAU MENJAUHI YOONA”

“Karya kalian berdua sangat baik tapi kami sudah memutuskan salah satu yang yang memenangkan tender ini karena sesuai dengan yang kami inginkan,jadi kami memilih  Lee Jonghyun ..

 “Sesuai kesepakatan kita, aku harap kau tidak menjadi pecundang untuk memenuhi permintaanku”

Don’t Love If You Can’t Part 9

Im Yoona > < Lee Donghae

Happy Reading…

Author POV

Seorang yeoja kecil duduk bengong sendirian di ruang keluarga mewah. Disekitarnya tergeletak bermacam-macam boneka barbie. Kelihatannya yeoja kecil itu bosan.

“Unnie mendadak harus kekantor, Ula bermain sendirian dulu, ya? Unnie cuma sebentar, jangan kemana-mana kalau Ula ingin sesuatu minta tolong sama Bibi Jung” pesan Yoona pada adiknya sesaat sebelum pergi ke kantor.

Sudah empat jam yang lalu Yoona pergi.Sampai sekarang unnienya belum juga balik. Hyura mencoba mencari kesibukan lain untuk mengusir kebosanannya tapi tetap saja itu sia-sia ia masih tetap merasa bosan.

“Unnie kok lama?” Batin Hyura. Dalam hati ia kesal kenapa harus ada telepon mendadak dari kantor yang membuat unnienya tidak jadi menemaninya bermain. Dan karena itu juga rencana yang telah ia susun untuk menghabiskan waktu seharian dengan unnienya berantakan.

“Nona kenapa mukanya ditekuk begitu?” tanya Bibi Jung.

Hyura tidak menjawab pertanyaan Bibi Jung, ia malah memanyunkan bibirnya.

Bibi Jung yang melihat tingkah nona kecilnya tersebut hanya bisa tersenyum. Bibi Jung yang sudah puluhan tahun ikut keluarga Im sangat mengenal luar dalam kedua anak majikannya tersebut, begitupun sekarang yang dilakukan Hyura. Hyura akan bersikap seperti jika ia bosan atau kesal.

“Nona,kalau mukanya ditekuk seperti itu nanti cantik dan imutnya hilang.” Bibi Jung berusaha membujuk Hyura

“Biarin!!! Ula kesal sama unnie,katanya perginya sebentar tapi sampai sekarang belum kembali.” ujarnya. Hyura tampak semakin merengut masam.

“Aigo!!!!! ada yang kesal ceritanya.” tiba-tiba Yoona sudah berdiri dibelakang Hyura

Bibi Jung kembali tersenyum, ia yang memang sudah mengetahui Yoona sudah kembali, awalnya ia langsung ingin memberi tahu Hyura tapi Yoona mengodenya agar tetap diam.

Hyura yang mendengar suara Yoona langsung memutar tubuhnya, ” Unnie!!!!” pekiknya girang. Wajahnya langsung berubah 180 derajat melihat sosok cantik dihadapannya.

“Ceritanya lagi kesal sama unnie tapi sekarang?” Yoona menggoda adiknya

“Unnie!!!” rajuk Hyura akibat godaan Yoona

“Ne.. sekarang kita lihat susunan rencana yang sudah Ula buat kemarin, apa yang harus kita lakukan pertama?” tanya Yoona

Hyura mengeluarkan sebuah kertas dari kantong celananya, ” Tadinya Ula mau bermain boneka tapi karena sudah bosan bagaimana kalau sekarang kita buat cupcakes dengan coklat yang banyak ditambah taburan chocochips. Lezat!!!!” ujar Hyura sambil membayangkan cupcakes tersebut. Yoona terkikik geli melihat tingkah lucu adiknya jika sudah membayangkan makanan kesukaannya.

“Lets Go kita buat cupcakes yang banyak”

“Oki Doki direktur Im” celetuk Hyura

“Ne princess Im ” balas Yoona

Author POV end

______________________________

Jonghyun POV

“Bagaimana hasilnya?”

“Kau sangat tidak sabaran sekali Nona Kim.” celetukku pada yeoja didepanku. Aku tahu ia sangat penasaran tapi sebelumnya aku mau membuatnya penasaran dahulu.

“Jawab saja pertanyaanku Tuan Lee.” jawabnya

Aku hanya tersenyum penuh arti pada yeoja di hadapanku tidak berniat menjelaskan sesuatu padanya.

“Ya tuan Lee kenapa kau tersenyum seperti itu, aku hanya perlu kau menjawab pertanyaanku?” yeoja didepanku merenggut kesal

“Hahaha baiklah Nona Kim kau mau tahu hasilnya..” aku menghentikannya sejenak dan memandang wajahnya. “Hasilnya sudah pasti aku yang memenangkannya.” lanjutku lagi

“Sudah kuduga, Apa kau tidak kasihan kepada adikmu?”

“Kasihan kepada adikku?  itu sudah menjadi takdirnya.”

“Kau sungguh kejam Tuan Lee?”

“Kejam? bisa jadi, tapi kau jangan lupa bukan hanya aku tapi yang lainnya juga termasuk dirimu nona Kim Yuri.”

“Ne.. terserah padamu, kau selalu benar.” ucapnya pasrah

“Hahaha, sekarang lebih baik kita merayakan kemenanganku, jangan bahas hal yang tak penting tersebut.” balasku.

Jonghyun POV end

_________________________

Author POV

Eunhyuk berjalan bergegas melewati orang-orang.Suara dentuman musik memenuhi isi ruangan club tersebut. Dirinya sangat mengkhawatirkan keadaan sahabatnya, Lee Donghae. Ia mendapat kabar keadaan sahabatnya dari bartender yang memang sudah kenal dengannya.Sesampainya di sebuah meja.Eunhyuk seakan tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. Donghae terlihat sangat berantakan di hadapannya terdapat 4 botol minuman keras yang sudah kosong.

“Ya Lee Donghae” teriak Eunhyuk sambil merebut botol minuman yang berada ditangan Donghae.

“Siapa kau? Kembalikan minumanku!!” teriak Donghae saat Eunhyuk merebut botol dari tangannya

Eunhyuk tidak menghiraukan teriakan Donghae, ia langsung menyeret Donghae keluar dari tempat tersebut dibantu Kyuhyun yang ikut menyusul Eunhyuk setelah mendapat kabar tentang Donghae.

Saat diseret Donghae sempat memberontak tapi karena kondisinya yang sudah mabuk Eunhyuk dan Kyuhyun berhasil menyeretnya keluar.

Author POV end

____________________________

Besok harinya…..

Author POV

“Bagaimana keadaanmu Hae?” tanya Eunhyuk. Semalam melihat kondisi Donghae yang tidak memungkinkan untuk diantarkan kerumahnya, akhirnya Eunhyuk  membawa Donghae ke apartemennya.

“Aku dimana?” tanya Donghae

“Kau dikamarku,kemarin malem kau mabuk jadi aku membawamu kesini.” jelas Eunhyuk

drettt…. pintu kamar Eunhyuk kembali terbuka sahabat-sahabatnya yang lainpun satu persatu masuk kedalam kamar tersebut.

“Kau sudah baikkan Hae?” tanya Tiffany

“Kami sangat mengkhawatirkanmu, kemarin malam kondisimu sangat berantakan, apa yang terjadi kenapa kau bisa seperti itu?” timpal Hyoyeon.

Selain mengabari Kyuhyun, Eunhyuk juga mengabari sahabat-sahabatnya yang lain mengenai Donghae, saat sampai di apartemennya Eunhyuk sudah ditunggu oleh sahabatnya, karena melihat kondisi Donghae yang tidak memungkinkan untuk bercerita akhirnya mereka memilih untuk menginap disana menunggu kondisi Donghae berangsur pulih.

“Ne.. biasanya semarah atau sekesal apapun kau tidak pernah seperti ini, sebenarnya apa yang terjadi?” tanya Shindong kemudian

Donghae menatap datar sahabatnya satu persatu, sambil sekali-kali memijit pelipisnya,kepalanya masih sedikit pusing akibat efek dari mabuk kemarin.

Akhirnya ia memutuskan menceritakan kejadian kemarin kepada sahabatnya.Selesai menceritakannya kepala Donghae kembali pusing,selain memang efek dari mabuknya, peristiwa kemarin kembali berputar dipikirannya mulai dari tender, permintaan Jonghyun, Yoona.

Sahabatnya memilih untuk keluar dari kamar tersebut, agar Donghae bisa beristirahat kembali.

“Ini tidak bisa dibiarkan, kita harus melakukan sesuatu untuk Donghae” ujar Kyuhyun sesaat mereka keluar dari kamar yang ditempati Donghae.

Eunhyuk yang mendengar perkataan Kyuhyun, tahu siapa yang bisa membantunya. “Kyuhyun!! Siwon !! ikut aku dan kalian jaga Donghae.” ujarnya

Tingg..tungg… belum sempat ketiganya beranjak,bunyi bel apartemen menghentikan. Eunhyuk kemudian membukakan pintu.

“Oh akhirnya kau datang.” ujarnya kepada seorang yeoja dihadapannya. Memang ia yang menghubungi yeoja tersebut dan menyuruhnya datang.

Berbeda hal dengan Eunhyuk, wajah sahabatnya tampak heran dengan kehadiran Yoona. Ya selama ini mereka mengetahui hanya sebatas Donghae menyukai Yoona. Berbeda hal dengan Eunhyuk yang mengetahui hubungan Donghae dan Yoona sangat dekat akhir-akhir ini.

“Dia di kamar.” ujar Eunhyuk lagi menunjuk kamar yang ditempati Donghae, Yoonapun langsung menuju kekamar yang ditunjuk Eunhyuk menghiraukan tatapan heran orang yang berada disana.

Sepeninggal Yoona, sahabatnya yang lain langsung menatap Eunhyuk meminta penjelasan tentang kehadiran Yoona

Eunhyuk mengerti tatapan sahabatnya. “Nanti akanku jelaskan!! sekarang biarkan Yoona disini dulu dan kalian berdua ikut aku kita harus melakukan sesuatu.” ujarnya keluar dari apartementnya bersama Kyuhyun dan Siwon.

Author POV end

Yoona POV

Sekarang aku sudah berdiri didepan sebuah apartemen mewah,tepatnya apartemen Eunhyuk, tadi ia menghubungiku memberi tahu keadaan Donghae.Tanpa mengulur waktu aku langsung menekan bel apartemen tersebut.

Tidak menunggu lama pintu apartemen tersebutpun terbuka.

“Oh kau sudah datang.” ujar Euhyuk padaku.

Aku menatap sahabatnya yang menatap heran kehadiranku.

“Dia dikamar.” ujar Euhyuk lagi menunjuk salah satu kamar. Akupun langsung menuju kemar tersebut menghiraukan tatapan heran orang-orang yang berada disana.

Didalam kamar aku melihat Donghae yang tertidur. “Babo!!” gumamku pelan. Aku memilih untuk tidak membangunkannya.

Yoona POV end

____________________________

Eunhyuk POV

“Memangnya kita menunggu siapa?” gerutu Siwon

“Ne,sudah hampir 2 jam kau masih tetap tidak memberi tahu tujuan kita berada disini.” timpal Kyuhyun

Aku tidak menghiraukan Siwon dan Kyuhyun,aku masih fokus menatap sebuah apartement yang seperti dikatakan Kyuhyun sudah hampir 2 jam kami disini.

“Ya Eunhyuk mengapa kau diam saja?” Keduanya masih tetap mengerutu kesal padaku.

Aku menatap mereka berdua yang sejak tadi berisik.

“Aigo!!! itu bukannya Jonghyun hyung?” teriak Kyuhyun tiba-tiba

“Ne, lalu siapa yeoja disampingnya?” timpal Siwon

Akupun mengalihkan pandanganku kearah yang ditunjuk Kyuhyun. Disana aku melihat Jonghyun dengan seorang yeoja. Sepertinya yeoja tersebut mau pergi.

Sepeninggal yeoja tersebut,aku langsung mengejar Jonghyun yang kembali masuk ke apartemennya.

“Yakk Eunhyuk kau mau kemana?” teriak Kyuhyun

Aku tidak menghiraukan teriakannya,Aku kembali mengejar Jonghyun.

“Hyung!!” panggilku

Jonghyun yang mendengar panggilanku langsung menghentikan langkahnya dan menoleh.

“Kau bukannya Eunhyuk sahabatnya Donghae?” Dia tampak sedikit kaget dengan kehadiranku yang tiba-tiba.

“Ne, ada yang mau aku bicarakan denganmu.” ujarku langsung.

“Baiklah, didalam apartemenku saja.” Akupun mengikutinya bersama Kyuhyun dan Siwon yang juga  ikut menyusulku tadi.

“Kalian mau minum apa?” tanyanya

“Tidak perlu, kami kesini hanya ingin kali ini kau mengalah pada Donghae.” ucapku memberi tahu tujuan kedatangan kami.

Dia terlihat bingung dengan ucapanku. ” Maksudmu mengalah untuk apa?”

“Yoona, aku ingin kau melepasnya untuk Donghae.”

“Oh Yoona, ternyata bocah itu menyuruh kalian untuk memohon padaku, pengecut!!” ucapnya remeh

Kyuhyun dan Siwon yang akhirnya mengetahui rencana Eunhyuk, mereka memilih diam membiarkan Eunhyuk yang berbicara.

“Donghae tidak pernah menyuruh kami, bahkan ia tidak tahu kami kesini.” balasku

“Tapi sayangnya, Aku tidak bisa memenuhi permintaan kalian.Seperti perjanjian awal yang kalah harus mengalah pada yang menang.Jadi, sahabat kalian harus menerima takdirnya.” ucapnya masih dengan nada meremehkan.

“Apa kau tidak kasihan melihat keadaannya saat ini, harus rela melepas orang yang sangat dicintainya karena sebuah perjanjian konyol.”

“Itu bukan urusanku, memang takdirnya si pengecut itu yang selalu mengenaskan dihianati dan ditinggalkan, hahahha.”

Bukk!!! aku langsung menonjoknya berkali-kali sebelum dihentikan Siwon dan Kyuhyun. “Kurang ajar kau, aku tidak menyangka Donghae mempunyai kakak yang kejam sepertimu,lebih baik Donghae tidak memaafkanmu saat itu. Aku menerima kau menolak permintaan kami, tapi jangan kau menghina adikmu.” Aku masih sangat kesal dengannya.

Ia tersenyum sinis sambil mengusap darah dibibir akibat tonjokanku. “Pukulanmu kuat juga, bocah itu beruntung mempunyai sahabat seperti kalian. Tapi walaupun begitu aku tidak akan membatalkan semuanya.Rencananya 3 minggu lagi aku akan bertunangan dan sebulan kemudian aku akan menikah. Dan kalian beruntung mengetahuinya lebih dahulu dibandingkan yang lain.”

Eunhyuk POV end

_________________________

Author POV

Yoona masih menunggu Donghae yang masih tertidur. sedangkan sahabat Donghae yang lain pulang kerumah mereka karena sudah dari kemarin berada disini dan mereka akan kembali lagi nantinya.

“Yoona.”gumam Donghae menatap yeoja disampingnya. Gumaman Donghae membuyarkan lamunan Yoona. “Kau sudah bangun?” ujar Yoona sambil membantu Donghae untuk menyandar di kepala ranjang.

Donghae tidak menjawab pertanyaan Yoona, ia terus menatap Yoona.

Yoona sedikit risih Donghae menatapnya seperti itu. “Mengapa kau sebabo ini, mabuk-mabuk  tidak jelas?” ujar Yoona

Donghae masih tetap diam.

“Kau makan dulu,sejak tadi perutmu belum terisi,aku sudah buatkan bubur untukmu.” ujar Yoona

“Yakk, kenapa kau diam saja!! kalau begitu lebih baik aku pergi saja.” ujar Yoona yang kesal Donghae menghiraukannya.

Belum sempat Yoona pergi, Donghae memegang tangan Yoona dalam diam. Melihat wajah Donghae,Yoonapun memilih kembali duduk dikursinya disamping Donghae, ia  kembali mengambil bubur di atas nakas dan menyuapi Donghae.Walaupun tetap diam Donghae memakan bubur yang di suapi oleh Yoona. Beberapa kali suap Donghae menghentikan Yoona,dan memilih untuk tidur kembali tapi ia tidak melepaskan tangan Yoona.

Yoona hanya tersenyum tipis melihat tingkah orang didepannya.

Author POV end

________________________

Seminggu kemudian……

Donghae POV

Semenjak kejadian aku mabuk, hubunganku dengan Yoona masih baik. Aku tidak tahu sampai kapan akan seperti ini.

Flashback

3 hari yang lalu…..

Author POV

“Akhirnya aku bertemu denganmu.” ujar Jonghyun

Donghae hanya menatap Jonghyun datar.

“Seperti perjanjian kita, aku yang berhak untuk dijodohkan dengan Yoona, walaupun kau menolaknya.”

“Jangan berbelit-belit, katakan maumu apa?”

“Kau tidak sabaran rupanya. Aku tahu kau pasti kecewa dengan hasilnya.tapi inilah takdir kau harus menerimanya. Sejak mengetahui kemenanganku aku sudah membuat rencana tentang kehidupan masa depanku. 3 minggu lagi aku kan bertunangan dan sebulan berikutnya aku akan menikah. Aku akan segera mengatakan pada appa. Aku yakin kau bukan orang yang mencoba menggagalkan ini semua karena kau bukan orang yang ingkar.” ujar Jonghyun melangkah pergi

Tiba-tiba ia kembali berbalik. “Dan satu lagi, aku bermurah hati untuk membiarkanmu dekat dengan Yoona sampai sebelum pertunanganku, tapi setelah itu kau harus menjahuinya dengan cara apapun.Tapi terserah padamu kau mau menerima penawaranku atau tidak”

Author POV end

Flashback end..

Akhirnya aku memilih menghabiskan waktuku dengan Yoona sebelum dia benar-benar menjauh dariku.

Aku benar-benar memanfaatkan waktu yang sedikit ini. Aku menerima penawaran dari Jonghyun. Hari inipun aku mengajaknya “kencan” seharian.

Donghae POV end

Author POV

Donghae menunggu Yoona didepan gerbang Lotte World, hari ini rencananya mereka berdua akan bermain disana seharian.

“Mianhae, kau sudah menunggu lama?” tanya Yoona

“Belum, aku juga baru datang.” jawab Donghae

“Ayo kita masuk.” Yoona menarik tangan Donghae masuk kedalam arena bermain tersebut.

“Aku ingin hari ini menjadi hari spesial hanya bagi kita berdua sebelum semuanya terjadi” Donghae menatap punggung Yoona yang sedang menarik tangannya.

Sudah hampir 3 jam Donghae dan Yoona mencoba wahana permainan disana,mereka  bertingkah seperti sepasang kekasih sesungguhnya.Tampak sangat bahagia,melupakan sejenak masalah yang sedang mereka hadapi.

Karena kelelahan, Yoona memilih untuk istirahat sejenak sedangkan Donghae entah pergi kemana ia hanya menyuruh Yoona untuk menunggunya sebentar di sebuah bangku yang disediakan di wahana tersebut.

“Untukmu.” Entah dari mana Donghae tiba-tiba sudah berdiri disampingnya sambil menyodorkan es krim strawberry kesukaan Yoona.

“Gomawo.” balas Yoona mengambil es krim yang disodorkan Donghae

Donghaepun ikut duduk disamping Yoona.

“Untukmu mana?” tanya Yoona yang sadar Donghae hanya membeli satu es krim saja.

“Aku nanti saja” jawab Donghae

Yoona hanya mangguk-mangguk saja. “Donghae-yya kenapa kau mengajakku kesini dan hanya berdua saja, biasanya pasti ada Hyura?” tanya Yoona kemudian

“Kau tidak suka kuajak kesini berdua saja?”

“Maksudku bukan itu…” ujar Yoona sedikit merasa bersalah

“Aku tahu maksudmu….. Aku hanya ingin melakukan sesuatu yang bisa dilakukan sekarang sebelum hal itu tak dapat aku lakukan lagi.”

Yoona tampak bingung dengan perkataan Donghae.

“Ya jangan menatapku seperti itu.” Donghae menyentil pelan kening indah Yoona. Yoona sedikit merenggut akibat ulah Donghae

“Yoong!!.” panggil Donghae sambil memegang bahu Yoona dengan kedua tangannya. Yoona hanya diam menunggu apa yang akan dikatakan Donghae.

“Aku ingin kau memenuhi 1 permintaanku dan setelah aku menyampaikan permintaanku, aku harap kau tidak menanyakan apapun” ujarnya serius

Yoona hanya bisa mengangguk pelan.

“Aku ingin kau berpura-pura menjadi pacarku hanya untuk hari ini” ucapnya

Deg….. Yoona tampak kaget.. “Maksudmu..”

“Seperti yang aku katakan tadi, kau hanya jawab mau atau tidak, jangan menanyakan apapun”

Yoona tampak masih ingin bertanya mengenai permintaan Donghae tapi lidahnya tiba-tiba kelu melihat tatapan tajam Donghae padanya. Akhirnya ia hanya bisa menganggukkan kepalanya sekali lagi.

Donghae tersenyum tipis dan tatapannya perlahan melembut mendengar jawaban Yoona. ” Karena, aku hanya minta satu hari saja padamu aku ingin kau tidak memikirkan orang lain selama bersama denganku hanya ada dirimu dan diriku.

Yoona kembali hanya bisa menganggukkan kepalanya. Kenapa hanya satu hari dan berpura-pura? !!.

Deg….. jantung Yoona berdetak abnormal saat Donghae tiba-tiba mengusap sudut bibirnya. “Ada sisa es Krim, bukannya ini yang biasa dilakukan sepasang kekasih.” Yoona melototkan matanya,Donghae membalasnya dengan tersenyum tipis.

“Ayo sayang kita melanjutkan kencan kita, aku ingin hari ini menjadi hari yang spesial dan tidak akan terlupakan” cengir Donghae dan melangkah duluan.

Yoona masih terdiam ditempatnya, Ia langsung menyusul Donghae saat sadar Donghae telah berjalan duluan

Setelah menyusul Donghae, Yoona langsung menggandeng tangan Donghae. “Bukannya ini yang biasanya dilakukan sepasang kekasih.” Yoona tersenyum saat Donghae menatapnya

“Ne, dan juga seperti ini.” Donghae merangkul Yoona dan tersenyum. Mereka berdua tidak bisa menahan tawa karena tingkah mereka sendiri.

Kemudian merekapun menuju wahana permainan yang belum mereka mainkan sebelum istirahat tadi.

“Donghae!! Sekarang apa yang kita lakukan lagi?” tanya Yoona setelah menyelesaikan beberapa wahana.

“Kau tidak ada mesra-mesranya, masa memanggil kekasihnya seperti itu.” Donghae mencolek hidung Yoona.

“Lalu aku harus memanggil apa?”

“Sayang, chagiya, my Love atau apa…” ujar Donghae

“Oke!! Hae Baby sekarang kita kemana?” Yoona bertingkah seimut mungkin.

Donghae mengusap pelan rambut Yoona. “Bagaimana kalau kita cari makanan, sepertinya my Dear sudah kelaparan.tapi sebelumnya kita harus mengabadikan moment ini dulu” ujar Donghae mengeluarkan ponselnya dan mengambiL gambar mereka berdua.Yoonapun tak mau  ketinggalan ia juga mengeluarkan ponselnya.

Author POV end

Di tempat lain…..

Jonghyun POV

Aku baru saja selesai rapat bersama appa, seharusnya Donghae juga ikut, Appa ingin Donghae belajar bertanggung jawab sebelum ia akan menyerahkan perusahaan 4 bulan lagi yang bertepatan dengan kelulusan Donghae dari bangku kuliahnya.Sebenarnya sejak kami bersaing untuk memenangkan tender ia sudah mulai mau belajar mengurus perusahan dengan ikut rapat atau survey bersama appa.Tapi akhir-akhir ini sangat susah ditemui, dan susah dihubungi.Bahkan aku terakhir bertemu dengannya 3 hari yang lalu.

Donghae akan bertanggung jawab dengan perusahaan yang berada di Korea sedangkan aku bertanggung jawab untuk perusahaan di Jepang.

Dretttt……

Akupun mengeceknya ternyata dari Yuri yang mengingatkanku untuk mengantarnya ke Bandara, ia akan pergi ke Jepang. “Aigo!!! yeoja ini ia sudah mengingatkanku berkali-kali ckckckck.”

Tak berapa lama ponselku kembali berbunyi ada sebuah pesan masuk lagi. “Aigo!!! ini yeoja apa-apaan lagi sepertinya ia mau membuatku syok!!! ckckckck.”

Entah kenapa aku tersenyum sendiri memikirkan semua yang akan terjadi. “Kau memang terlahir sebagai pemenang Lee Jonghyun.”

“Aigo!!! apa rencana pertunanganmu membuatmu gila Tuan Lee, tersenyum sendirian.” tiba-tiba Yuri masuk keruangan yang sedang kutempati, tepatnya ini ruangan Appa.

“Yakkk kenapa kau datang tiba-tiba dan menyelonong masuk saja. Bagaimana bukan aku yang berada disini.” cerocosku

“Yang penting kau yang berada disini sekarang.Kenapa kau tersenyum-senyum sendiri?”

“Aku hanya membayangkan apa yang lucu saja, oh kenapa kau kesini?” tanyaku

“Aku kesini untuk memperkecil peluang agar kau tidak lupa mengantarmu ke bandara.” ucapnya santai

“Yakk Nona Kim bagaimana aku bisa lupa jika kau setiap sebentar mengirimku pesan tersebut.”

Yuri mengangkat bahunya,kemudian ia mengambil ponselku yang memang aku taruh di atas meja. “Yaaaakkkkkk apa ini!!!!!!” teriaknya saat melihat gambar diponselku

“Seperti yang kau lihat.” ujarku santai

Jonghyun POV end

Author POV

Yoona dan Donghae sedang berada di salah satu tempat makan sekitar wahana tersebut.

“Makan disini mengingatkanku saat kita bertiga kesini dahulu bersama Hyura” ucap Donghae di sela-sela mereka menikmati makanan mereka

“Aigo!!! aku lupa menghubungi Hyura.” panik Yoona dan langsung mengambil ponselnya untuk menghubungi adiknya tersebut.Donghae hanya menatap Yoona yang sedang heboh sendiri

“Unnie kau dimana!!!!!” teriak Hyura dari seberang telepon, iapun menjahui ponselnya tersebut dari telinganya. Donghae yang berada disamping Yoona juga mendengar teriakan Hyura.

“Unnie ada urusan sayang, unnie kira Ula pulangnya besok?” jawab Yoona

“……………………….”

“Iya..  nanti unni belikan makanan yang banyak, kalau Ula perlu sesuatu panggil Bibi Jung ya.”

Donghae yang penasaran dengan pembicaraan Yoona dan Hyura,ikut mendekatkan telinganya pada ponsel Yoona.

Yoona tampak terkejut dan gugup jaraknya dengan wajah Donghae yang sedekat itu.Ia memilih untuk mendorong wajah Donghae menjahu darinya.

Donghae yang tahu Yoona gugup malah semakin ingin mnggoda Yoona. ia kemudian memilih merangkul leher Yoona dan tersenyum saat Yoona melotot padanya.

“………………………….”

“Ne… unnie masih disini sayang, tadi ada orang stres.” ujar Yoona yang tersadar ia masih  tersambung dengan Hyura

“…………………………..”

“Miss u too, bye.” balas Yoona menutup teleponnya.Kemudian ia menatap Donghae yang masih anteng merangkul lehernya.

Donghae faham akan tatapan Yoona, ” Bukannya sepasang kekasih juga melakukan seperti ini.” jawabnya tanpa dosa.

Yoona menghela nafas, “Terserah padamu.” Yoona tampak pasrah

Setelah puas bermain,Yoona dan Donghae memilih untuk menghabiskan malam mereka di tepi sungai Han.Mereka memilih melihat pemandangan sungai Han dari jembatan.Mereka benar menjalankan peran mereka sebagai seorang “kekasih” hari ini.

“Yoona, gomawo untuk hari ini” ujar Donghae

“Ne, hari ini sangat menyenangkan.”

“Yoona!! bolehkah aku menciummu?” tanya Donghae tulus, tidak ada tatapan mesum dari matanya.

Yoona tampak terdiam dengan permintaan tiba-tiba Donghae.

“Eh kalau kau tidak mau,tidak apa-apa.Lupakan saja anggap aku tidak pernah menanyakannya.” Donghae merasa bersalah.

Yoona masih terdiam.Donghae semakin merasa bersalah. “Lupakan saja permintaan konyolku Yoong, ayo kita pulang.” ujar Donghae menuju ke arah mobilnya

“Kau boleh melakukannya” ucapan Yoona berhasil menghentikan langkah Donghae

“Tidak usah, aku tidak memaksamu”

“Aku tidak terpaksa, aku melakukannya hanya untuk menyempurnakan kencan kita hari ini,bukannya itu yang biasanya dilakukan sepasang kekasih”

Donghaepun kembali mendekati Yoona,tangannya menangkup wajah mungil Yoona. “Semoga ini menjadi kenangan terindah bagi kita terutama bagiku” Donghaepun perlahan mendekatkan wajahnya pada Yoona.

Cupp# bibir Donghae sukses mendarat dibibir tipis Yoona.Awalnya hanya menempel saja, tapi perlahan Donghae menggerakkan bibirnya.

Mungkin ini akan menjadi ciuman terakhir kita, sebelum aku harus benar-benar menjauh darimu #Lee Doonghae

Tak berbeda dengan Donghae, Yoona yang awalnya diam akhirnya membalas ciuman Donghae.

Aku tidak tahu kenapa aku melakukan ini, aku hanya mengikuti kata hatiku saja #Im Yoona.

Mereka tampak sedikit salah tingkah sesaat setelah melepas ciuman mereka. “Sepertinya kita harus benar-benar pulang udara sudah semakin dingin” ujar Donghae menuntun Yoona kemobil.

Donghaepun mengantar Yoona pulang. Selama perjalanan keduanya memilih untuk diam. entah apa yang mereka pikirkan.

“Sudah sampai” ujar Donghae

“Ne..apa kau mau mampir?” tanya  Yoona

“Tidak usah” jawab Donghae

Yoona manggut-manggut.kemudian membuka pintu mobil Donghae dan masuk kerumahnya.

“Yoona!! jangan pernah membenciku atas apa yang kulakukan setelah ini.” ujar Donghae menghentikan langkah Yoona.

“Good night.” ujarnya lagi sebelum melajukan mobilnya meninggalkan rumah mewah tersebut.

Yoona masih berdiri disana mencerna perkataan terakhir Donghae.

Author POV end

_________________________

3 hari kemudian…..

@LeeYoon university

Donghae POV

“Donghae!!!” panggil seseorang saat aku duduk di taman kampus

Aku menatap orang tersebut.

“Kau menghindariku, kenapa kau jarang membalas pesanku, kalaupun dibalas kau hanya menjawab singkat?” tanyanya

“Memangnya kau siapa kenapa aku harus melakukan itu” jawabku jutek

“Hae kenapa kau berubah seperti ini?”

“Inilah diriku sebenarnya, aku lelah berpura-pura baik selama ini.” ujarku melangkah menjauh dari tempat tersebut.

“Dan satu lagi, aku tidak suka kau mencampuri urusanku.” Aku tidak membiarkannya mengeluarkan kata-kata.

Akhirnya aku memutuskan untuk menjauhinya walaupun waktu yang diberikan Jonghyun kurang 3 minggu lagi. Aku tidak mau semakin susah melepaskan nantinya, jadi aku memilih dengan cara ini agar dia menjauh dariku.

Kalian pasti menganggapku orang bodoh yang rela melepas seseorang yang dicintainya dengan mudah tanpa memperjuangkannya karena sebuah perjanjian. Ya aku tidak menampiknya aku memang bodoh karena saking bodohnya aku melakukan ini, biarlah hanya diriku yang tersakiti.

Sahabat-sahabatkupun juga marah melihat kepasrahanku, tapi selain itu mereka tahu bagaimana sikapku, yang tidak pernah mengingkari janji. Jadi sekeras apapun mereka berusaha aku tak akan goyah walaupun itu akan menghancurkanku. Janji adalah Janji.

Donghae POV end

_________________________

2 minggu kemudian…..

Author POV

Selama 2 minggu ini sikap Donghae semakin berubah kepada Yoona malah lebih para dari pertama mereka kenal.

“Memangnya apa salahku padamu, sehingga kau melakukan semua ini?” teriak Yoona saat ia tak sengaja bertemu dengan Donghae yang selama 2 minggu ini mengabaikannya.

“Cih.. Itu urusanku terserah aku melakukan apa,bukannya aku sudah katakan padamu Nona Im jangan ikut campur urusanku.”

“Tapi….”

“Aku sudah muak melihatmu!! aku harap kau pergi dari sini.”

“Aku tak menyangka setelah kau memberi harapan padaku, kau mencampakanku begitu saja. Kau tahu AKU MENCINTAIMU LEE DONGHAE!!!” Yoona tampak emosi

Donghae tampak sedikit kaget mendengar pernyataan cinta Yoona, sebenarnya dia sangat senang tapi karena hal itu ia harus berpura-pura.Ia buru-buru merubah ekspresinya.

“Oh begitu… Aku tersanjung mendapat pernyataan cinta darimu tapi sayangnya aku tidak mencintaimu lebih baik kau simpan saja cinta darimu untukku atau kau berikan kepada namja lainnya. “

“Hae-yya, aku sudah selesai. Ayo kita pergi!!” tiba-tiba seorang yeoja cantik menghampiri Donghae.

Yoona masih terdiam di tempatnya menatap Donghae dan yeoja tersebut

“Tunggu sebentar…”Donghae kembali menatap Yoona. “Kuharap kau mengingat semua perkataanku tadi nona Im”

“Dan perkenalkan ini Jessica Jung, kekasihku.” ucap Donghae pergi dari hadapan Yoona menarik yeoja tersebut.

TBC

Done!!! akhirnya selesai juga sebenarnya ini mau tamat sampai Part 10 tapi karena lain hal sepertinya harus ditambah 1 ato 2 part lagi. sekali lagi jangan lupa tinggalkan jejak ya, sorry kalau ff tidak memuaskan dan aneh. pai..pai..pai

125 thoughts on “(Don’t) Love Me if You (can’t) [Part 9]

  1. Next thor😉 Nyesek bgt bcany ps donghae oppa mmprkenlkn jessica sbgai kekasihny😦 iisssh yg bner sja hae oppa mnolak yoongku. Cpet thor dinextny… Q suka bgt ma ff ni, and mian bru coment di part ini😀

  2. hae bikin dongkol tega2nya nyakitin yoona meski hatinya b’bicara lain ttep aza nyakitin ……….
    pastinya yoonhae hrus b’satu …………….

  3. huweee😦
    yoonhaenya padah udah sama-sama suka😥
    aaa.. jonghyun aku benci kamu >3<
    kamu jahat banget.
    thor lanjutin ya :3

  4. Aku ngk suka sama sifat haepa yang berubah kayak gitu rasanya jengkel sendiri + sedih lihat yoonunni !! Lanjut chingu ~ penasaran banget sama ceritanya. Apalagi rencana kakak nya haepa !! Next next ditunggu chingu!! Fighting

  5. ffnya kren,maaf klau bru bisa komen di part ini kmrn2 susah,,,,
    knp ff’nya blm dilanjut thor dah nunggu nich???
    ini termsk slh satu ff yg aq suka bgt…….

  6. Ff’ Ɣª sedih Βαηƍέτ,
    Cpet d0nk min lnjut Ʋ∂ǟƗƗ Ъќ sbar pngen lihat end’ Ɣª gmn????

  7. .thor Please ni Ff d lanjutin… Udah pnasaran bnget gimana YH bersatu…

    Kmarin pas lagi buka2 blog2 lama, gk sengaja liat postingan trbaru Auhtor, aku snang bnget brharap thor mau nglanjutin ff yng blum tamat… Tetap smangat thor buat nulis ff YoonHae

    #STILL YOONHAE

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s