(Don’t) Love Me if You (can’t) [Part 7]

cover ff1

Author 

Leeyuunayuuna

Title

(Don’t) Love Me if You (Can’t)

Genre

Sad,happy,chapter

 Cast

Im Yoona x Lee Donghae

Other cast

Dapat ditemukan dalam cerita

Rating

PG 17

Disclaimer

Semua cast diatas adalah milik tuhan saya hanya meminjam namanya saja,ide cerita muncul dari pikiran saya.

Permisi!!!! author kece datang lagi ckckck.. and sorry dorry strawberry lagi dan lagi ngepostnya lamaaa, Typo(s) and ceritanya ngebosenin .Tanpa banyak cuap-cuap lagi yang kangen ma si lucu bin polos Ula mari capcus baca ffnya…

—————∞∞∞∞∞∞∞∞♣♣♣∞∞∞∞∞∞∞∞—————

Happy Reading..

Author POV

@Callden’s group

Suasana di ruang rapat yang tadinya cukup tegang sekarang sudah kembali seperti semula seiring sang direktur menyampainya keputusan akhirnya. Setelah rapatnya ditutup, satu persatu penghuni ruang rapat meninggalkan ruangan tersebut. Sekarang hanya tersisa dua orang saja.

“Nona, kau sungguh luar biasa!! bisa meyakinkan investor tersebut padahal masalah yang kita hadapi bisa berakibat fatal buat perusahaan”

“Ahjussi kau terlalu berlebihan,ini juga berkat bantuanmu.Sebenarnya aku juga belajar darimu seperti yang kau katakan dalam sebuah bisnis pasti ada orang yang terang-terangan memusuhimu tapi jangan lupakan musuh yang berada dibelakangmu yang berpura-pura menjadi temanmu. dari awal aku memang menemukan sedikit kejanggalan di laporan keuangan yang dikirimkan penanggung jawab proyek tersebut oleh karena itu aku menyiapkan cara lain jika kecurigaanku benar. Lihat!!! ternyata benar dan beruntung kita tahu lebih awal dan telah menyiapkan cara mengatasinya” Jelas Yoona

“Ne.. tapi cara kau meyakinkan mereka sangat keren, pasti disana tuan Im sangat bangga melihat putrinya yang sudah berhasil mengikuti jejaknya”

“Aku masih harus belajar lebih banyak lagi ahjussi pastinya dengan bantuanmu dan yang lainnya juga”

tuk..tuk… ketukan pintu menghentikan pembicaraan tersebut

“Masuk..” suruh Yoona

Terlihat seorang yeoja memasuki ruang tersebut

“Nona, ini semua berkas yang anda minta ” ucapnya sambil menyerahkan berkas tersebut pada Yoona

“Gomawo unnie” balas Yoona

“Kalau begitu saya permisi dulu nona,Oppa” ucapnya

“Unnie tunggu…kenapa kau terlihat terburu-buru keluar ruangan ini? kau duduk dulu ada yang mau aku bicarakan denganmu”ucap Yoona

“Baiklah nona kalau begitu,aku permisi dulu” ucap Jungsoo

“Ya ahjussi tadi Taeyeon unnie yang buru-buru ingin keluar sekarang kau,memangnya sebenarnya ada apa?” tanya Yoona

“Tidak ada apa-apa nona” jawabnya

“Atau jangan-jangan karena…”

“Unnie!!!!!” teriakan dari seorang yeoja kecil yang baru masuk menghentikan ucapan Yoona

“Ne sayang” balas Yoona membantu yeoja kecil tersebut duduk dipangkuannya dan memberi isyarat pada Jungsoo dan Taeyeon untuk menunggu sebentar. “Sudah lama nunggu? Sullinya mana?” tanya Yoona kepada adiknya tersebut yang memang menunggu Yoona selesai rapat bersama Sulli yang juga menunggu appanya, Jungsoo.

“Sulli unnie pergi ke toilet dulu. Unnie tahu tidak waktu Ula dan Sulli unnie bermain tadi, Sulli unni cerita kalau dia akan punya umma baru” jawabnya

“Oya?” balas Yoona sambil memandang ke dua orang didepannya

“Benar unnie!! ini!!!!” teriak Hyura keras sambil menunjuk Taeyeon

Yoona sedikit kaget mendengar teriakan adiknya “Ula kenapa berteriak begitu” ujarnya

“Sorry dorry strawberry unnie, ini yang akan jadi umma barunya Sulli unnie”ujarnya melirik taeyeon. Hyura memang tidak terlalu mengenal Taeyeon.

“Dari mana Ula tahu” tanya Yoona yang tersenyum menggoda kepada Taeyeon dan Jungsoo yang mukanya kompak memerah.

“Tadi Sulli unnie memperlihatkan fotonya pada Ula dan bilang “Ula ini akan jadi umma baru unnie, selain itu appa juga menyuruh untuk memanggilnya umma dari sekarang” lalu Ula jawab “Benarkah” kemudian Sulli unnie jawab “Ne,Ula tahu tidak Appa dan Ahjumma ini sudah pacaran dan sebentar lagi menikah karena kata orang, yang berpacaran itu akan menikah” lalu Ula tanya lagi dari mana Unnie tahu mereka pacaran, ia jawab karena orang yang berpacaran pasti akan mencium pasangannya dan unnie pernah melihat appanya mencium ahjumma ini walaupun kemudian unnie menutup mata karena masih kecil” jelas Hyura pada Yoona

Yoona yang tidak bisa menahan tertawanya lagi langsung terbahak-bahak mendengar cerita polos dari Hyura ditambah lagi wajah Taeyeon dan Jungsoo yang salah tingkah

Karena kasian melihat wajah keduanya “Unnie ahjussi pembicaraannya kita tunda dulu, sepertinya kalian perlu menenangkan diri dulu. Sebelumnya aku mau tanya apa kalian sudah pacaran? bukannya kalian sudah berciuman” ujar Yoona akhirnya

Mereka berdua tidak menjawab pertanyaan Yoona tapi dari tingkah mereka Yoona tahu apa yang terjadi.kemudian keduanya pun pamit keluar. Dan sekarang tinggallah Yoona dan Hyura diruangan itu.

“Ula duduk disana dulu ya” Suruh Yoona pada Hyura

“Ne, Unnie”

Kemudian Yoonapun memeriksa berkas yang diberikan Taeyeon tadi

“Unnie Ula bosan” rengek Ula karena Yoona sibuk dengan pekerjaannya

“Lalu Ula sekarang mau apa?” tanya Yoona

“Ice cream!!!”

Yoona tersenyum melihat tingkah manja adiknya tersebut “Lets go !!!” ajak Yoona menyetujui permintaan adiknya.

Author POV end

——————-♦♦♦♦♦——————

Donghae POV

Karena sekarang libur kuliah, aku cuma bermain dengan gamesku dirumah, tapi karena bosan akhirnya aku memilih pergi ketempat teman-temanku

“Donghae” sapa seseorang dari belakangku

Aku hanya berhenti tanpa memutar badanku menatapnya. Aku tahu itu siapa

“Bagaimana perjanjian kita,waktumu lebih kurang tiga minggu lagi.sepertinya kau harus bekerja keras untuk mengalahkanku karena walau kita sama-sama mulai dari nol tapi sepertinya kau masih tidak melakukan apa-apa. aku menang satu langkah darimu siap-siap saja kehilangan Yoona” ujarnya santai

Aku mengepalkan tanganku ingin menonjok (?) mulutnya, tapi akhirnya aku lebih memilih pergi  menghiraukannya.

Donghae POV end

——————-♦♦♦♦♦——————

Author POV

@restaurant

Terlihat dua yeoja cantik beda usia tersebut “Yoona dan Hyura” saling bercanda diselingi suara tertawa dari keduanya.

“Unnie, Ula mau bertemu Dongdong oppa?” ucap yeoja kecil tersebut

“Dongdong oppanya lagi sibuk sayang” jelas yeoja didepannya

“Tapi Ula ingin ketemu unnie, kalau tidak ditelepon saja ” rengeknya

Akhirnya Yoona menyerah dan menghubungi nomor Donghae yang kebetulan pernah diberikan Tuan Lee

“Tidak diangkat sayang” ucap Yoona pada Hyura

“Coba lagi unnie”

Yoonapun mencoba sekali lagi “Masih tidak diangkat ” ujarnya

“Sekali lagi unnie” ucap Hyura dengan wajah memelas

“Ini yang terakhir “

“oki doki unnie”

Dan sekali lagi Yoona menghubungi Donghae

“Yeoboseyo..” ucap Donghae

“Yeoboseyo..” balas Yoona cepat

“Ada apa?” tanyanya

“Hyura mau berbicara” balas Yoona cepat dan langsung memberikannya pada Hyura

“Oppa!!!!!” teriak Hyura semangat

Author POV end

Donghae POV

Perkataan Jonghyun tadi membuatku sangat kesal tiba-tiba ponselku berdering karena moodku yang buruk aku mengacuhkannya.Akhirnya deringnyapun berhenti tapi beberapa detik ponselku kembali berdering

“Pengganggu” dengusku kesal pada ponsel yang baru saja berhenti berdering tapi seperti sama halnya tadi ia kembali berdering.Akhirnya dengan sangat terpaksa aku melihat ponselku.

Aku sangat terkejut melihat nama ID yang terpampang di layar ponselku “Yoona” ucapku pelan. Aku sudah cukup lama mempunyai nomor Yoona tapi selama ini aku tidak berani mengiriminya pesan atau meneleponnya tapi sekarang tiba-tiba Yoona meneleponnya

“Yeoboseyo” jawabku

“Yeoboseyo” balasnya

“Ada apa?” tanyaku

“Hyura mau berbicara” balasnya lagi. sepertinya ia langsung memberikan ponsel tersebut pada adiknya tak lama aku mendengar teriakan anak kecil

“Oppa!!!” teriaknya

Moodku langsung berubah mendengar suaranya

“Ne”

“Oppa dimana? Ula lagi makan ice cream oppa mau?”

“Oppa mau, boleh oppa kesana?” tanyaku kata-kata tersebut keluar saja dari mulutku

“Benarkah!!!! ayo cepat oppa, Ula di tempat ice cream yang dekat kantor unniee” tutur Hyura

“Oke.. oppa akan kesana kebetulan oppa sekarang juga berada didekat situ” ucapku sambil menutup telepon

Usai menutup telepon,aku tidak bisa menyembunyikan senyum lebarku. tanpa membuang waktu aku langsung melajukan mobilku ketempat Hyura dan pastinya Yoona juga berada disana.

Donghae POV end

——————-♦♦♦♦♦——————

Author POV

@Restaurant

“Oppa, sini!!!” teriakan Hyura menyadarkan Donghae dari kegiatan mencari-carinya

Donghaepun langsung menuju kemeja tersebut

“Hallo!!!!” sapanya kepada kedua orang didepannya

“Hallo oppa” jawab Hyura sedangkan Yoona hanya diam. “Unnie ,tidak baik tidak membalas sapaan orang” ucap Hyura

Yoonapun menuruti permintaan adiknya tersebut “Hallo” ucapnya singkat

“Unnie..”

“Sudah Ula mungkin unniemu lagi sakit gigi” Yoona melototkan matanya pada Donghae, Donghae membalasnya dengan tersenyum

“Unnie lagi sakit gigi? lalu kenapa unnie mau makan ice cream?”

“Unnie tidak sedang sakit gigi jadi unnie boleh makan ice creamnya” jelas Yoona sambil melemparkan pandangan seolah mengatakan semua gara-gara kamu.

Hyura hanya mangguk-mangguk ” Dongdong Oppa mau pesan apa?” tanyanya pada Donghae

“Oppa sama dengan Ula saja”

Akhirnya pesanan ketiga orang tersebut datang.Mereka menikmati ice cream didepan mereka sambil mengobrol,bercanda dan tertawa bersama tapi lebih tepatnya Donghae dan Hyura sedangkan Yoona terlihat lebih memilih diam sambil menghabiskan Ice creamnya walaupun sesekali menimpali obrolan orang didepannya.

“Kau makan ice cream seperti anak kecil saja” ucap Donghae reflek mengusap sisa ice cream di bibir Yoona

Yoona yang kaget langsung memegang bibirnya tapi ternyata tangan Donghae lebih dahulu berada dibibirnya otomatis ia memegang tangan Donghae. dan lagi-lagi peristiwa tatap-tatapan kembali terjadi

“Hmmmm” Deheman Hyura menyadarkan mereka

“Oppa” ucap Hyura kemudian menyolek ice creamnya dan menempelkan dibibirnya. “Aku juga ada ice cream disini, tolong bersihin seperti oppa membersihkan bibir unnie tadi” ucapnya lagi sambil menunjuk ice cream di bibirnya

Donghae tersenyum melihat kelakuan Hyura,”Sini oppa bersihin” ujar Donghae

“Ula!!! ngikutin unnie saja”

“Beda unnie!!! walaupun bibir kita sama-sama dibersihkan oleh Dongdong oppa.tapi dongdong oppa membersihkan bibir ula sebagai adiknya sedangkan unnie sebagai pacarnya

“Unnie tidak berpacaran denganya Ula” sanggah Yoona

“Tapi bukannya Unnie sudah berciuman dengannya karena tadi Sulli unnie bilang kalau orang berpacaran akan mencium pasangannya”

“Tapi bukan ciuman tidak sengaja Ula”

“Jadi kalau ciuman sengaja baru itu berpacaran? ayo oppa cium unnie dengan sengaja biar kalian pacaran”

“Bukan gitu juga” balas Yoona

“Lalu bagaimana?” tanyanya lagi

“Pokoknya begitu!!!”

“Aduh begitu bagaimana unnie? dasar orang dewasa ribet”

“Ula akan mengerti kalau sudah dewasa nanti, yang jelas sekarang Oppa dan unniemu tidak berpacaran”Jelas Donghae

“Tapi Oppa sudah mencium unnie dan bukannya oppa juga me….”

“Yakkk Ula ayo habiskan ice creamnya nanti tidak enak lagi kalau sudah mencair “ucapan Hyura langsung dipotong Donghae dan langsung mengode Hyura

Yoona mengerutkan dahi memandang keduanya “Ada yang kalian sembunyikan dariku” tanya Yoona

“Anio!!!” jawab mereka kompak

Beberapa menit kemudian..

“Sudah sore, ayo Hyura kita pulang” ucap Yoona

“Biarku antarkan kalian” mohon Donghae

“Tidak usah ,aku bawa mobil sendiri” balas Yoona

“Baiklah tapi biarkan aku menaktir kalian”

“Oke” balas Yoona

“Oppa..Ula pulang dulu ya, sampai jumpa lagi” balasnya

“Sampai jumpa lagi adik ipar”ucapnya pelan memandang kedua punggung yeoja tersebut yang perlahan menghilang.

Author POV end

——————-♦♦♦♦♦——————

Seminggu kemudian….

Yoona POV

Karena kesibukanku, aku sudah lama tidak berkunjung kesini ketempat makam kedua orangtuaku

“Annyeong!!Umma Appa…. apa kabar?” ucapku sambil meletakkan bunga kesukaan mereka bunga lili putih

“Mianhae ,aku jarang mengunjungi kalian”

“Umma.. Appa apa kalian bahagia disana?”

“Aku sangat merindukan kalian” ucapku air matakupun tak bisa ku tahan lagi “Tidak hanya aku Hyura juga sangat merindukan kalian walaupun dia tidak pernah melihatkannya padaku tapi aku tahu ia pernah tertidur menangis sambil memeluk foto kalian.

Tapi walaupun begitu, aku mengikhlaskan kepergian kalian mungkin ini jalan takdir yang ditetapkan tuhan untukku dan Hyura

“Seperti janjiku pada kalian aku berusaha menjadi kakak yang baik untuk Hyura” tapi hari ini aku tidak datang dengan Hyura karena ia diajak pergi oleh Jungsoo Ahjussi orang kepercayaan kalian yang telah ku anggap sebagai keluargaku sendiri.Terima kasih telah mengenalkannya padaku Jungsoo Ahjussi sangat banyak membantuku.”

“Sepertinya aku harus pulang, sekali lagi semoga kalian selalu berbahagia disana, Aku mencintai kalian.”

Akupun meninggalkan area pemakaman tersebut menuju mobilku

“Yoona” sapa seseorang

“Jonghyung oppa” balasku

Yoona POV end

Author POV

Yoona dan Jonghyun memilih mengobrol dahulu di bangku dekat mobil mereka terparkir

“Mengapa oppa bisa disini?” tanya Yoona

“Sama hal dengan yang kau lakukan” jawab Jonghyun

Yoona terlihat bingung “memangnya disini makam siapa?” tanya Yoona

“Ummaku” jawab Jonghyun

“Umma? bukannya ummamu Ny. Lee” balas Yoona ragu-ragu

“Ne dia umma tiriku, sedangkan umma kandungku sudah meninggal 3 tahun lalu”

“Maksud oppa?” tanya Yoona

Jonghyunpun menceritakan kejadian 3 tahun lalu pada Yoona.walaupun ia tampak terlihat tegar tapi Yoona tahu pemuda didepannya ini terlihat rapuh. Yoonapun memeluk tubuh jonghyun untuk menenangkannya

“Tapi kenapa oppa tidak menceritakannya pada Donghae?” tanya Yoona lagi

“Aku sudah berusaha tapi ia tidak pernah mempedulikanku”

“Sudah oppa, suatu saat dia pasti akan tahu” balas Yoona

Tanpa sepengetahuan mereka seseorang menatap mereka berdua dengan tatapan yang sulit diartikan.ia pun pergi dari tempat tersebut dan meninggalkan bunga yang dibawanya begitu saja.

“Gomawo Yoong, mianhae aku terlihat cengeng” ucap Jonghyun melepas pelukannya pada Yoona

“Ne, oppa aku juga sepertimu saat kehilangan orang tuaku”

“Baiklah oppa sepertinya aku harus pergi” pamit Yoona

“Ne, kau hati-hati”

Mobil Yoonapun meninggalkan area pemakaman tersebut.

Author POV end

——————-♦♦♦♦♦——————

Donghae POV

Seminggu ini aku sibuk dengan kuliah dan juga belajar bisnis dengan tuan Song selain itu aku juga menyiapkan semua hal agar bisa memenangkan tender tersebut.

Hari ini aku berencana mengunjungi makam umma, umma kandungku, kegiatan yang rutin aku lakukan sekali sebulan sejak tiga tahun lalu.

Sebelumnya aku telah membeli bunga.sesampainya disana aku harus berjalan beberapa meter karena aku memarkirkan mobilku sedikit jahu karena sepertinya banyak pelayat yang mau mengunjungi makan keluarga mereka

Tapi aku terkejut melihat pemandangan tepat di depan pintu masuk makam tersebut dua orang yang sangat ku kenal saling berpelukan.Aku yang tidak tahan melihat pemandangan tersebut pergi dari tempat tersebut dan meninggalkan bunga yang ku beli begitu saja.

“Apa yang sedang mereka lakukan? apa hubungan antara mereka?”pertanyaan-pertanyaan silih berganti di pikiranku mengenai mereka berdua

Setelah pergi tanpa tujuan akhirnya aku memilih pergi ke club untuk menenangkan diri. aku ditemani oleh yeoja-yeoja cantik seperti kebiasaanku dulu sebelum jatuh cinta pada Yoona

“Oppa kau kemana saja, sudah jarang bermain kesini” ucap salah satu yeoja

“Aku sangat menyedihkan kalah sebelum bertanding!!!! lebih baik jangan tanya-tanya lagi aku hanya ingin bersenang-senang malam ini” ucapku sambil meminum minuman didepanku

Aku sudah menghabiskan beberapa botol minuman kepalaku berputar-putar

“Donghae” panggil seseorang padaku “Apa yang terjadi padamu?”tanyanya lagi

“Aku kalah!!! dia selalu tidak suka jika bertemu denganku sedangkan dengan dia tidak bahkan mereka berpelukan… hahahhaa mana minumanku” teriakku lagi ketika minumanku tadi tidak ada lagi

“Hae!! ayo kita pulang biar aku antar”

“Aku masih mau disini!!!! kalaukau mau pergi pergi saja sendiri”

Tapi ternyata orang didepanku menghiraukan ucapanku dan langsung menarikku pergi, aku hanya pasrah.karena minum terlalu banyak aku tidak punya kekuatan menolakknya.

Donghae POV end

——————-♦♦♦♦♦——————

Author POV

Sekarang Eunhyuk telah sampai didepan rumah Donghae. ya Eunhyuklah yang membawa Donghae dari club tadi. ia membopong Donghae turun dan masuk rumahnya tapi didepan pagar ia bertemu dengan Jonghyun yang baru sampai

“Donghae” ucapnya “kenapa ia bisa mabuk seperti ini?” tanyanya

“Aku tidak tahu aku bertemu dengannya di sebuah club sudah mabuk begini” ucap Eunhyuk

“Sebaiknya kau masukkan dia kedalam mobilku, aku tidak mau appa melihatnya seperti ini”

“Gomawo telah membantunya, kau bawa saja mobilnya Donghae untuk pulang” ucap Jonghyun lagi

Eunhyuk menuruti perkataan Jonghyun ia membopong Donghae masuk kedalam mobilnya dan eunhyukpun meninggalkan tempat tersebut.

Sepeninggal Eunhyuk, Jonghyun membawa Donghae ke apartemennya

Author POV end

——————-♦♦♦♦♦——————

Yoona POV

Mataku tidak bisa terpejam sudah sejak tadi aku berusaha untuk tidur tapi cerita Jonghyun oppa tadi masih berkeliaran di pikiranku

makam umma,umma kandungku

gara-gara yeoja itu..

aku harus dirawat hampir setahun di jepang

aku kehilangan ummaku dan juga sekarang aku dibenci adikku sendiri

Aku sangat menyayangi Donghae

aku sangat menyayangi umma

Hana adik tiriku

“Argggggg!!!!  kenapa aku baru tahu” teriakku

“Donghae… Jonghyun… aku harus melakukan sesuatu” gumamku

Yoona POV end

——————-♦♦♦♦♦——————

Keesokan harinya….

Author POV

@Apartemen Jonghyun

Matahari pagi berhasil mengusik tidur sesosok tubuh.perlahan sosok tersebut membuka matanya, ia berusaha untuk bangun karena kepalanya masih sedikit sakit tapi kemudian ia mengerutkan keningnya melihat tempat ia berada sekarang, sangat asing dengannya

Klekk..

Sesosok tubuh lain masuk kedalam kamar tersebut sambil membawa sarapan

“Kau sudah bangun?” tanyanya kemudian

Yang ditanyapun hanya diam

“Kalau kau lapar ini sarapan untukmu”

“Tidak usah”

“tapi kau perlu tenaga, makanlah”

prang!!!!  “aku bilang tidak” teriaknya sambil melempar makanan tersebut

“Lalu sekarang maumu apa?” ucap Jonghyun yang juga mulai emosi

“sekarang aku hanya ingin ini” bukk Donghae langsung memukul wajah Jonghyun membuat Jonghyun terhempas ke pintu

“Itu  pantas buat orang sepertimu, orang yang membuat umma meninggal”

Jonghyun berusaha bangun “dengarkan aku dulu” ucapnya

bukkk ” ini buat penghianat sepertimu” Donghae kembali memukul Jonghyun tapi kali ini Jonghyun membalasnya

“Dengarkan penjelasan dariku”

“Penjelasan apa?” sinis Donghae berusaha bangun karena pukulan Jonghyun tadi

“Penjelasan tentang 3 tahun yang lalu,ku mohon tolong kau dengarkan aku dulu”

Kau tahu aku tidak pernah berkhianat padamu, aku tidak tahu bahwa kekasihku Seung Ah, juga kekasihmu.Aku mengetahuinya saat kau bilang aku merebutnya darimu dan dari sanalah juga aku mengetahui bahwa aku juga diduakan denganmu adikku sendiri.

Jonghyun menghela nafasnya kemudian melanjutkan ceritanya

Beberapa hari setelah aku mengetahui itu,aku mengetahui fakta baru bahwa ia memacari kita karena uang yang kita punya dan kau tau ia dibantu Appanya yang ternyata orang yang berusaha menghancurkan perusahaan Appa.

Aku sangat marah dan berusaha mencarinya tapi umma yang mengetahui apa yang terjadi antara kita, salah paham karena ia mengira aku pergi dengan Seung Ah tanpa sepengetahuanku iapun mengikutiku tapi naasnya sewaktu melintas ia tidak melihat kendaraan, aku berusaha menolongnya tapi ternyata takdir sedang tidak berpihak kepada kami. Setelah itu tidak ingat apa-apa lagi.

Jonghyun kembali menghentikan ceritanya dan kemudian menatap Donghae yang masih setia dengan diamnya.

Sewaktu aku terbangun, aku sudah berada di Jepang, Dokter disana mengatakan bahwa aku koma selama 4 bulan,kemudian tak lama Appa datang, aku menanyakan kalian dan hari itu juga aku tahu bahwa umma tidak bisa diselamatkan.Aku sangat terpukul walau bagaimanapun kecelakaan yang terjadi pada umma juga karena ia mengikutiku.Kau tahu aku sangat ingin kembali ke Korea saat itu tapi Dokter disana melarangku aku harus melakukan perawatan intensif, tapi aku tetap keukeh akhirnya Appapun turun tangan untuk membujukku.

“Jadi selama ini hampir setahun kau  kau berobat di Jepang” tanya Donghae akhirnya buka suara

“Ne…. aku bukan kabur apalagi kabur membawa yeoja berengsek tersebut seperti perkiraanmu”

Aku ingat sikapmu yang melihatku pertama kali sekembalinya aku dari Jepang kau seperti ingin membunuhku.Dan sikapmu yang berubah pada appa karena Appa yang lebih menyayangiku, kau salah besar Appa menyayangi kita berdua ia terlihat lebih perhatian padaku karena mengingat keadaanku yang masih belum stabil akibat benturan keras sewaktu kecelakaan.Setelah hampir sebulan di Korea Appa kembali mengirimku ke Jepang bukan hanya untuk kuliah tapi juga untuk memudahkan pengobatanku yang tertunda karena aku kembali ke Korea.

“Mianhae Hyung!!!”

“Tunggu,tapi aku heran kau marah denganku bukannya sudah sejak dulu, tapi kenapa sekarang kau murka” tanya Jonghyun

“Kemarin aku melihatmu kemakam umma dan juga melihatmu berpelukan dengan Yoona. Aku menebak-nebak hubunganmu dengannya kenapa kau membawa Yoona kemakam umma dan Yoona juga memelukmu berbeda denganku jika Yoona bertemu denganku ia selalu terlihat tidak suka, aku mengira aku telah kalah”

“Hahaha sepertinya kau sangat hobbi salah paham denganku kemarin kami tidak sengaja bertemu ia dari makam kedua orang tuanya sedangkan aku dari makam umma yang selama ini diam-diam aku datangi tanpa sepengetahuanmu dan saat kami berpelukan itu karena ia ingin menghiburku saat kuceritakan semua cerita yang baru kusampaikan padamu” ujar Jonghyun

“Dan satu lagi kau  belum kalah, tapi kau juga belum tentu menang karena aku tidak akan mengalah padamu, ingat waktunya lebih kurang tingga minggu lagi”

“Tentu, aku juga tidak akan menyerah”

“Selamat datang kembali saudaraku” ujar mereka kompak

——————-♦♦♦♦♦——————

Keesokan harinya…

@LeeYoon university

Yoona terlihat terburu-buru, ia mencari seseorang

“Donghae!!!” teriaknya ketika orang yang ia cari  ia temukan

Iapun mendekat kearah orang tersebut

“Aku mau berbicara denganmu” ucap Yoona

Orang didepannya terlihat bingung “Bicara apa”

“Tentangmu dan Jonghyun oppa” ujarnya “Kemarin aku sudah memikirkannya karena aku tidak mau kalian salah paham”

Yoonapun menceritakan semua yang diceritakan Jonghyun padanya.Setelah bercerita Yoona menatap Donghae yang hanya diam

“Kenapa kau diam saja?” tanyanya

“Aku sudah tahu” balas Donghae

“Apa!!!! lalu kenapa kau membiarkanku bicara panjang lebar menjelaskannya” cerocos Yoona

“Aku tidak menyuruhmu” balas Donghae

“Yakkk kau aku sudah berpikir keras semalaman menceritakannya padamu atau tidak karena Jonghyun oppa melarangku untuk menceritannya”

“Aku tidak peduli,”ujar Donghae kemudian berlalu pergi

“Ihhh dasar manusia bunglon” dengus Yoona kesal lalu ia mengambil ponselnya dan mengirim pesan pada seseorang.

Tak beberapa lama ponselnya berbunyi, kemudian ia mengecek ternyata balasan pesan dari seseorang yang ia kirimi pesan tadi. iapun  tak bisa menyembunyikan senyumannya saat membaca balasan pesan dari orang tersebut

“Saranghae!!!!!” teriaknya tanpa menghiraukan mahasiswa lain yang melihatnya.

=TBC=

Done!!!! akhirnya part 7nya selesai juga, terima kasih yang sudah setia menunggu ff gaje ini pai..pai..pai

106 thoughts on “(Don’t) Love Me if You (can’t) [Part 7]

  1. huwaaaaa,keren keren,walaupun udah baca berulang ulang tetep dapet feel nya,dilanjut dong thor,banyak yang nunggu nih,gak sabar sama part 8nya,cepet dilanjut ne ^^

  2. yah yah yah, saranghae ke siapa itu ? jangan bilang ada yang Yoona suka tapi bukan Donghae, aaahh jangan bikin kecewa please😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s