(Don’t) Love Me if You (can’t) [Part 6]

cover ff1

Author 

Leeyuunayuuna

Title

(Don’t) Love Me if You (Can’t)

Genre

Sad,happy,chapter

 Cast

Im Yoona x Lee Donghae

Other cast

Dapat ditemukan dalam cerita

Rating

PG 16

Disclaimer

Semua cast diatas adalah milik tuhan saya hanya meminjam namanya saja,ide cerita muncul dari pikiran saya.

Hollaa!!!!! adakah yang merindukan ff ini? pasti ada donk #pedekumat….. buat yg bilang ia sorry dorry strawberry yaa ngepost leleleeeleleletttt bangett. hal ini tak lain dan tak bukan disebabkn oleh kesibukan author.

Maaf kalo ffnya membosankan krn inipun buatnya di sela-sela waktu kosong. dan kalau ada typo jangan salahkan author tapi salahkan tangan author Eh!!!….

Happy Reading

Author POV

Suasana di Leeyoon University terlihat ramai terutama di sebuah ruang perkuliaan, di ruang dimana Lee Donghae berada. Berbeda dengan teman-temannya yang saling bercanda, mengobrol,menjahili bahkan ada yang berlarian seperti anak kecil.Donghae lebih memilih diam di tempat duduknya lebih tepatnya ia sedang melamun. Entah mengapa kegiatan yang satu ini menjadi hobbynya akhir-akhir ini.
“Hae..” panggil Eunhyuk
“Hae..” panggil Eunhyuk lagi, ketika panggilannya yang pertama diacuhkan oleh yang punya nama.

“Lee Donghae!!!” panggilnya lebih keras sambil menggerakkan tangannya kekiri dan kekanan tepat didepan wajah Donghae

“Eh… ” Donghae sedikit terkejut “Yakk hyukkie kau kenapa?” ucapnya lagi

“Kau yang kenapa Hae” dengus Eunhyuk. “Aku sudah memanggilmu beberapa kali tapi kau tidak mengacuhkannya” lanjut Eunhyuk yang tidak terima disalahkan.

“Ne.. Mian aku tidak mendengarnya” balas Donghae bersalah

Eunhyuk menghela nafasnya melihat sahabatnya tersebut “Yoona lagi?” tebaknya Donghae menatap sahabatnya sejenak kemudian menganggukkan kepalanya.

“Kita tidak akan tahu hasilnya jika kita tidak mencoba memberi tahu apa yang kita inginkan Hae. Begitu juga dengan Yoona ia tidak akan tahu perasaaanmu padanya jika kau tidak mencoba memberi tahunya.jangan sampai kau menyesal nantinya” ucap Eunhyuk

“Aku tahu.. tapi ini tidak semudah kau pikirkan…” balas Donghae datar

“Kemana perginya Lee Donghae yang ku kenal selama ini,, ‘Ah!!!!_ Lee Donghae yang dengan mudah mendapatkan keinginannya terutama jika berhubungan dengan wanita,Lee Donghae yang selalu berusaha mendapatkan keinginannya tidak seperti ini!!!!” ucap Eunhyuk sedikit kesal melihat sahabatnya seperti itu.

Donghae hanya diam mendengar penuturan sahabatnya

Eunhyukpun semakin kesal melihat sahabatnya itu “Oke sepertinya kau butuh bantuan untuk bicara pada Yoona” sergah Eunhyuk

“Tidak perlu aku….”

Eunhyuk tidak menghiraukan perkataan Donghae. Ia langsung mencari Yoona tapi ia tidak menemukan keberadaan Yoona, ia hanya melihat Sooyoung sahabat Yoona “Sooyoung?” panggil Eunhyuk pada Sooyoung akhirnya

Sooyoung yang mendengar namanya dipanggil langsung menoleh tapi langsung mengerutkan dahinya bingung.

Eunhyuk yang menyadari ekspresi Sooyoung buru-buru bertanya “Apa kau melihat Yoona?”

Donghae hanya  bisa melihat apa yang dilakukan sahabatnya selain itu ia juga penasaran tentang keberadaan Yoona karena ia belum melihatnya sejak tadi.

“Ada apa kau mencarinya?” tanyanya balik masih dengan ekspresi bingungnya. tentu, ia bingung karena yang bertanya adalah Eunhyuk yang notabene sahabat Donghae, karena yang ia tahu Donghae dan sahabat-sahabatnya sangat jarang mau mengurusi hal-hal kecil seperti ini, apalagi Yoona pernah berurusan dengan mereka.

“Aku ada perlu dengannya, tenang saja aku tidak akan macam-macam” ucap Eunhyuk

“Dia tidak masuk hari ini, ia sedang di Jepang” jawab Sooyoung akhirnya lalu kembali pada kegiatannya.

“Kau beruntung sekarang dia tidak ada,tapi ingat jika kau masih seperti ini aku akan benar-benar turun tangan” ucap Eunhyuk meninggalkan Donghae

Donghae hanya bisa menghela nafas,entah kenapa ia bisa menjadi seperti ini apalagi berhubungan dengan yeoja yang bernama Im Yoona.Ditambah masalah baru yang lagi-lagi berhubungan dengan yeoja tersebut.

Flashback..

“Aku akan menerima perjodohan ini” ucap Jonghyun mantap.

Donghae terdiam sesaat mendengar penuturan Jonghyun tapi tak lama senyum sinis terlukis di bibirnya

” In your dream!!!!!” balasnya tak kalah sinis

Jonghyunpun tertawa pelan mendengar perkataan Donghae

“Ada yang lucu?”

“Aku tidak menyangka akhirnya ada yeoja yang bisa membuat kau seperti ini,padahal selama ini aku dengar seorang Lee Donghae hanya menjadikan wanita sebagai mainan saja atau jangan-jangan kau juga nantinya menjadikan Yoona mainanmu juga?”

“Jaga ucapanmu” bentak Donghae

“Ada apa dengan ucapanku, atau semua benar kalau kau memang seperti itu” balas Jonghyun santai

Donghae terlihat geram dan marah tapi ia berusaha menahannya karena sekarang mereka berada di tempat umum

“Sebenarnya apa yang kau inginkan?”

” Pada awalnya aku kira kau tidak tertarik pada perjodohan ini tapi ternyata aku salah kau ternyata….”

“Tidak usah berbelit-belit, langsung saja” potong Donghae

“Ternyata kau sangat tidak sabaran, aku ingin Yoona tapi ternyata kau juga menginginkannya jadi aku memutuskan kita bersaing” jawab Jonghyun

“Maksudmu kita bersaing untuk mendapatkan Yoona dan nantinya Yoona menentukan siapa yang pilih diantara kita”

“Benar kita bersaing untuk mendapatkan Yoona tapi bukan Yoona yang menentukan siapa yang dipilihnya”

Donghae tampak bingung mendengar perkataan Jonghyun

“Kita yang menentukan sendiri sebagai yang terpilih mendapatkannya”

“Langsung ke intinya saja”

“Kita bersaing sebelum mendekatinya jika kau menang dalam persaingan ini kau yang akan menerima perjodohan ini dan aku akan mundur begitu juga sebaliknya ” ujar Jonghyun

“Aku memutuskan kita bersaing dalam bisnis bagaimana?” lanjut Jonghyun

“Kau gila… aku tidak mau!!!!! kau pikir kau siapa berhak mengaturku termasuk perasaanku” balas Donghae

“Aku tidak mengaturmu apalagi mengatur perasaanmu, aku cuma ingin bukti darimu karena aku yakin jika kau sungguh-sungguh mencintai dan menginginkan Yoona kau pasti akan berusaha untuk memenangkan persaingan ini” ujar Jonghyun “jangan bilang kau takut atau kau tidak serius?” lanjutnya lagi disertai senyum seolah meremehkan Donghae

“Aku terima karena aku serius pada Yoona” bantah Donghae yang tidak terima diremehkan Jonghyun

“Setelah aku berpikir kita akan bersaing untuk memenangkan tender disebuah perusahaan”

“Ini tidak adil kau yang punya pengalaman bisnis pasti mudah untuk memenangkannya apalagi kau anak kesayangan Pemilik LYcorp ia pasti akan membantumu”

“Aku tidak sepicik yang kau pikirkan, aku tidak mau menang dengan cara curang.Kita akan memulai dari nol persaingan ini tanpa embel-embel apapun termasuk Appa”

“Apa yang bisa membuatku percaya perkataanmu itu?”

“Karena Appa tidak mengetahui semua ini,dan selain itu sebenarnya tender ini bisa diikuti siapa saja tapi aku akan mengatur kalau tender ini hanya melibatkan kita berdua, dan mengenai pengalaman bisnis kita sama. jangan kau kira aku menjadi seorang direktur di Jepang, disana aku hanya seorang karyawan biasa yang baru 3 bulan mulai bekerja bahkan orang-orang disana tidak  tahu aku anak direktur mereka sedangkan kau walaupun kau belum bekerja aku yakin kau yang mengambil jurusan bisnis sedikit banyak pasti mengetahui hal ini.”

“Batas waktunya ?”

“Sebulan batas waktu yang diberikan appa selain itu tender yang akan kita perebutkan bukanlah sebuah tender besar tapi walaupun begitu tender inilah yang menentukan siapa yang pantas untuk Yoona” jawab Jonghyun

“Dan satu lagi aku memilih persaingan dalam bisnis karena Yoona, melihat di usianya yang masih muda dia mampu memimpin perusahaan. Aku mau siapa yang terpilih nantinya adalah orang yang tepat.” lanjut Jonghyun

Donghae hanya diam

“Baiklah aku pergi, sebelumnya aku ingatkan jangan sampai Yoona tahu” pamit Jonghyun

“Dan aku harap appa juga tidak tahu” ucap Donghae

“Pasti!!!”

Flash back end

Author pov end..

__________________________

Dua hari kemudian…..

@LeeYoon university

Donghae pov…

Sekarang aku sedang berada dibangku taman menenangkan pikiranku dari masalah-masalah yang kuhadapi saat ini terutama masalah persainganku dengan Jonghyun beruntung aku memiliki sahabat-sahabat yang mau membantuku, ya aku menceritakan pada mereka awalnya mereka menawarkan untuk dibantu orang tua mereka tapi aku menolaknya karena aku sudah berjanji kalau memulainya dari nol dan selain itu aku yakin Jonghyun juga tidak akan melanggar janjinya.karena aku begitu mengenal dirinya terlepas dari masalah 3 tahun lalu.

“Hmmmm” deheman seseorang membuyarkan lamunanku

Akupun langsung menoleh kearah orang tersebut deg….. ternyata pelaku utama membuatku seperti ini sedang berdiri didepanku. “Ada apa?” tanyaku datar  ” ya Tuhan kenapa aku selalu seperti ini didepannya tidak bisa menjadi diriku sendiri” batinku

“Ini..” ucapnya menyerahkan sebuah surat bewarna biru dan kemudian ikut duduk dibangku yang sedangku tempati.

Akupun mengambil surat itu dari tangannya “surat cinta? Yoona memberinya surat cinta” karena aku tidak mau berkhayal takutnya tidak sesuai kenyataan. aku kembali memandangnya meminta penjelasan mengenai semua ini

Yoona yang tahu maksudku “Dari Hyura” jawabnya

“Hyura? ada apa ia mengirimiku surat?” batinku sendiri

Tidak mau penasaran aku langsung membuka surat tersebut

Annyeong oppa…

Kapan kita pergi bermain bersama lagi?

Jika oppa mau nanti Ula akan mengajak Yoona Unnie.. oppa masih menyukai unnie Ula kan?

Aku tersenyum sendiri membaca surat dari Hyura dengan tulisan tangan sendiri khas anak kecil.

“Ada apa?” tanya suara disebelahku

Astagaa!!! aku lupa jika Yoona berada disampingku,aku agak gugup takut ia ikut membaca surat Hyura bagian bawahnya. tapi akhirnya aku berhasil mengendalikan diriku.

“Ini rahasiaku dengan Hyura” ucapku buru-buru beranjak dari bangku tersebut aku tidak mau ia menyadari kegugupanku didekatnya

Ia hanya melongo melihatku

Beberapa langkah meninggalkan Yoona aku kembali berbalik “Bilang pada Hyura secepatnya dan Masih” ucapku dan kemudian benar-benar meninggalkan tempat tersebut

Donghae Pov end..

Yoona Pov..

Setelah berkeliling mencari keberadaannya akhirnya aku menemukannya di bangku taman sepertinya ia sedang melamun karena ia tidak menyadari keberadaanku.

“Hmmmm..” dehemku berusaha membuat dia menyadari keberadaanku

Diapun menoleh kearahku. “Ada apa?” tanyanya datar  “Ya ampun orang ini membuatku bingung melihat sikapnya yang beruba-ubah” benakku

Akupun menyerahkan surat bewarna biru itu dan ikut duduk dibangku yang sedang ia tempati mengistirahatkan diri mungkin akibat  lelah mencarinya.

Kemudian iapun mengambil surat itu. tak lama ia kembali memandangku meminta penjelasan mengenai surat tersebut.

Flashback

Author pov..

“Akhirnya sampai juga” ucap yoona sesaat mobilnya memasuki halaman sekolah tersebut

“Ne unnie, gomawo mengantarkan Ula “

“Hehehe  2 hari kemarin unnie tidak bisa mengantar ula karena ada urusan di Jepang, jadi sekarang Unnie menebusnya. sekarang ayo masuk sebelum belnya berbunyi” suruh Yoona

“Oki doki unnie, tapi tolong berikan ini pada Dongdong oppa unnie” ucap Hyura sambil menyerahkan sebuah surat bewarna biru

“Untuk apa surat ini sayang?” tanya Yoona

“Rahasia Ula dan Dongdong oppa” jawabnya “Dan unnie janji memberikannnya pada Dongdong oppa dan jangan membukanya ” ucapnya lagi sambil menyerahkan jari kelingkingnya

“Janji..” balas Yoona mengaitkan kelingkingnya pada kelingking adiknya.

“Oki Doki ula masuk dulu unnie.. muacccchh” ucapnya tak lupa mengecup kedua pipi Yoona

Flashback end..

Aku yang tahu maksud dari pandangannya “Dari Hyura” jawabku

Ia terlihat penasaran dengan surat tersebut, da langsung membuka surat tersebut.Aku yang penasaran juga berusaha mengintip isi surat tersebut

“Kapan kita bisa pergi bermain bersama lagi?” aku membaca baris pertama tulisan di surat tersebut. tapi baris selanjutnya tertutup oleh tangannya. karena penasaran akupun berusaha menanyakan padanya.

“Ada apa?” tanyaku akhirnya

Ia terlihat sedikit terkejut mendengar pertanyaanku

“Ini rahasiaku dan Hyura” jawabnya dan kemudian langsung beranjak dari bangkunya.Aku hanya melongo melihatnya.

Beberapa langkah ia kembali berbalik ” bilang pada Hyura secepatnya dan masih” ucapnya

Aku masih penasaran apa yang sedang mereka rahasiakan dariku..

Yoona pov end..

_________________

@Donghae’s house

Author pov…

“Oppa..”Panggil seseorang menghentikan langkah Jonghyun

Jonghyunpun menghentikan langkahnya “Ne, ada apa Hana?” tanyanya kemudian.

“Apa Donghae Oppa masih marah dengan Oppa?”

Jonghyun hanya tersenyum pilu dan menganggukkan kepalanya

“Kenapa oppa? kenapa Oppa tidak menjelaskan sebenarnya terjadi? aku ingin kalian seperti dulu lagi, tidak ada kesalahpahaman lagi” ujar Hana. “Apa perlu aku membantumu untuk mengatakan padanya” tawar Hana

“Tidak usah ini urusanku dengannya,aku yang menjelaskannya tapi untuk sekarang biarkanlah seperti ini. selain itu sekarang aku punya urusan baru dengannya.”

“Urusan apa lagi Oppa, jangan memperburuk masalah yang ada”

Jonghyun hanya tersenyum “Kita lihat saja apa yang terjadi selanjutnya..” ucapnya meninggalkan Hana

“Ku harap semuanya baik-baik saja” gumam Hana

Author Pov end…

________________

Esoknya…

Author poV..

Donghae dan para sahabatnya berkumpul dibasecamp mereka.Terlihat mereka serius berdiskusi

“Bagaimana Hae kau sudah menemukan idenya” tanya Siwon

“Belum,aku pesimis bisa memenangkan tender ini” jawab Donghae

“Ada apa denganmu Hae jadi pengecut begini?” celetuk Tiffany

“Aku setuju dengan Tiffany. walaupun aku dan Tiffany baru tahu kau menyukai bahkan mencintai Yoona jika kau masih seperti ini kau akan kalah”ujar Hyoyeon

“Seorang Im Yoona pantas untuk kau perjuangkan Hae” tambah Kyuhyun

“Benar bukan semua yang aku katakan kau harus berusaha Hae, jangan pesimis begini” ujar Eunhyuk

“Dan aku setuju dengan Hyungmu yang memilih persaingan di bisnis karena kita mengetahui siapa Im Yoona tersebut dan selain itu,ini adalah awal dari kariermu di bisnis yang selama ini kau acuhkan begitu saja. kau akan belajar bertanggung jawab Hae” ungkap Shindong

“Ada angin apa tiba-tiba kau berkata benar kali ini Shindong-ah?” ujar Kyuhyun

“Tidak tahu, mungkin aku kerasukan roh bijak” jawab Shindong polos dan kembali memakan cemilan yang selalu setia dibawanya.”

Donghae dan teman-teman yang lain hanya tertawa melihat tingkah sahabatnya tersebut.

“Gomawa, atas bantuan kalian..”ujar Donghae

“Ne… kami ikut senang akhirnya ada yeoja yang membuatmu takluk dan membuatmu berubah dari pada selama ini banyak yeoja yang kau permainkan” ucap Tiffany

“Walaupun Yoona belum mengetahui perasaanmu untuk saat ini cepat atau lambat dia pasti akan tahu, sekarang yang kau pikirkan adalah memenangkan tender ini dan mengalahkan hyungmu” kata Eunhyuk

“Ne benar aku akan berusaha untuk memenangkan semua ini,mendapatkan seorang Im Yoona dan gomawo buat kau Shindong karena menyadarkan tanggung jawabku sebagai pewaris yang selama ini aku acuhkan begitu saja” ucap Donghae

“Dan kau juga harus berterima kasih pada Yoona yang berhasil merubah sifatmu” ujar Tiffany

“Dan pada Hyungmu yang berhasil membuatmu menjadi seorang yang  bertanggung jawab dan menjadi seorang pejuang cinta” tambah Hyoyeon

Dan terakhir “Fighting!!!!” teriak mereka Kompak

Author Pov end.

________________

2 hari kemudian….

Donghae Pov..

Sekarang aku berada di rumah presidir Song, aku belajar bisnis dengannya. aku dikenalkan oleh Siwon. walaupun kesepakatanku dengan Jonghyun mulai dari nol tapi kami sepakat boleh meminta bantuan orang lain hanya sekedar membantu belajar tanpa ada tujuan lain.

“Selamat Pagi Tuan!!!!!”

“Pagi.. apa kau sudah menemukan jawaban atas pertanyaanku kemarin?” tanya dingin

Ya kemarin aku sudah bertemu dengannya, pada awalnya dia menolak untuk membantuku tapi akhirnya dia mau mengajariku.Ia merupakan seorang direktur tapi semenjak ia menyerahkan jabatannya pada anaknya sekarang ia lebih banyak dirumah walaupun sekali-kali ia tetap pergi kantornya.

“Ne Tuan … bisnis adalah kerja sama untuk mendapatkan keuntungan”

Tuan Song tersenyum sinis mendengar jawabanku “Jawaban idiot!!! anak kecilpun bisa menjawab seperti itu” bentaknya

Aku sedikit kesal dibentak seperti itu tapi aku harus tahan karena ini semua untuk kebaikanku

“Mian tuan..” ucapku lagi

“Baiklah aku akan menjelaskan pada orang bodoh sepertimu mengenai bisnis itu apa, bisnis itu adalah hitam putihnya sebuah perusahaan.

“Maksud tuan?” tanyaku

“Kau cari jawaban sendiri.. aku tidak mau buang energi untuk menjelaskan padamu”

“Tapi tuan.. aku harus…”

“Aku tahu kau harus memenangkan sebuah tender sahabatmu menceritakan padaku. tapi disini aku mengajarimu untuk berbisnis bukan mengajarimu untuk memenangkan tender itu.” ucapnya. “Masalah itu adalah masalahmu dan jika kau tidak suka atas pengajaranku kau silahkan mundur aku tidak masalah” ucapnya lagi

Aku hanya bisa diam tidak tahu mau bicara apa

“Waktuku sudah habis kau boleh keluar sekarang dan jangan kembali jika otakmu masih kosong” ucapnya

“Ne tuan” balasku meninggalkan tempat tersebut”

@ mobil….

“Kurang ajar siapa tua bangka itu seenaknya mengataiku” rutukku sesampai dalam mobil

Aku butuh sesuatu untuk menenangkan pikiranku,akupun melajukan mobilku kesuatu tempat

Donghae pov end..

Author pov..

Sebuah mobil mewah terparkir di tepi sungai Han, ya Donghae memilih menenangkan dirinya disana, ia memilih duduk disebuah bangku kosong.ia menenggelamkan kepalanya ke lutut. tanpa ia sadari seseorang duduk disampingnya

“Annyeong!!!!” ucap seseorang disampingnya

Donghae mengangkat kepalanya “Hyura!!!” ucapnya sedikit kaget melihat orang didepannya

“Dongdong oppa!!!!” teriak Hyura

“Donghae not dongdong” balas Donghae entah kenapa kekesalannya menguap begitu saja melihat Hyura.

“Ne oppa, kenapa oppa tidur disini?” tanyanya

“Oppa tidak tidur, Ula sendirian kesini?” tanya Donghae balik

“Tidak ula sama…..”

“Yoona?” sela Donghae cepat

“No Ula sama Park ahjussi” ucap Hyura sambil menunjuk keberadaan Park ahjussi

“Lalu ?”

“Lalu apa oppa?”

“Yoona mana? bukannya Ula selalu bersama Yoona?”

“Unnie lagi di kantor Oppa, tadi Ula dari sana tapi karena bosan Ula mengajak Park ahjussi untuk bermain disini. Oppa ingin bertemu dengan Unnie?”

“Bukan begitu aku hanya bertanya saja”

Hyura hanya mangguk-mangguk ” Ula dan unnie mau pergi ke taman bermain ,oppa mau ikut dari pada disini sendirian?”

“Memangnya boleh?”

“Tentu, Ula sangat senang sekali bukannya Ula sudah mengirim surat untuk oppa karena kita sudah lama tidak bermain bersama”

“Tapi bagaimana dengan Yoona?”

“Ula yang akan bujuk unnie.. bagaimana oppa?”

“Baiklah, kita pakai mobil oppa saja, park ahjussinya disuruh pulang duluan”

“oki doki..”balas Hyura

Akhirnya Hyurapun ikut mobil Donghae.Park ahjussi yang memang sudah mengenal Donghae mengizinkan Hyura untuk ikut bersama Donghae.Kemudian mobil tersebut melaju ke tempat Yoona.

Sesampainya dikantor, Yoona terkejut Hyura tidak bersama Park Ahjussi melainkan dengan Donghae

“Unnie.. ayoo?”

“Park Ahjussi mana?” tanya Yoona

“Sudah pulang, kita ke taman bermainnya dengan Dongdong oppa saja” ujar Hyura

“Tapi…?

“Ayo unnie….” rengek Hyura

Akhirnya Yoonapun ikut mobil Donghae,Donghae dan Hyura saling tos rencana mereka berhasil.

Sesampainya di taman bermain mereka langsung mencoba permainan, Yoona memang sudah mengganti pakaian kantornya juga terlihat antusias.

“Ahjumma, aku mau mainan itu?” ucap Hyura pada salah satu penjual disana

“Ne, apa kau sendirian kesini?” tanyanya lagi

“Tidak aku dengan Appa dan Umma kesini” tunjuk Hyura pada Yoona dan Donghae. ” tapi sekarang ada dedek bayi dalam perut umma jadi umma sangat manja pada Appa” lanjutnya sedih. Ahjumma itupun kembali melihat kearah Yoona yang mual-mual dan dirangkul Donghae,” ummamu baru hamil ya, jadi wajar ia sangat manja kau tak usah sedih ini ahjumma kasih gratis” ujarnya ketika menyangka Yoona mual karena hamil padahal ia seperti itu karena naik roller coster.

“gomawo ahjumma”

di tempat lain…..

“Ternyata nona Im mual-mual juga sehabis bermain Roller coster” goda Donghae

“Dengar tuan Lee, aku tidak akan seperti jika kalian berdua tidak menaikinya sebanyak 5 kali” elak Yoona sambil berjalan tetapi dia sedikit sempoyongan. donghae yang melihatnya buru-buru menolongnya.

“Yakk kau menyalahkanku dan Hyura, yang suruh kau mengikuti kami siapa? kau bisa menungggunya dibawah” ujar Donghae

“Lalu aku cuma bengong(?) melihat kalian asyik bermain” balas Yoona lagi

“Terserah padamu, dasar cewek tidak mau mengalah”

“Dasar cowok egois” balas Yoona ” Hyura mana?” tanya Yoona ketika sadar Hyura tidak berada di sampingnya.

Mereka berduapun mencari Hyura,akhirnya mereka menemukan Hyura ditempat salah satu penjual mainan

“Hyura!!!!” teriak Yoona menyusul ketempat Hyura diikuti Donghae

“Hyura mau beli mainan?” tanya Yoona sesampainya di tempat Hyura

“Ne.. ini di kasih gratis sama ahjumma”

Yoonapun melihat penjual tersebut ” Gomawo, ahjumma” ucap Yoona

“Ne, anakmu cuma iri  kau kurang memperhatikannya sejak kau hamil dan kau sangat manja kepada suamimu. Selamat ya semoga anakmu sehat” ucap penjual tersebut

Yoona bengong mendengar penuturan Ahjumma tersebut, Donghae yang menyadari sikap Yoona langsung mengajak Yoona dan Hyura pergi . ” gomawo” ucapnya juga

“Ne, jaga anak dan istrimu , apalagi sekarang istrimu hamil muda” ucapnya lagi

Donghae terlihat salah tingkah mendengarnya.

@di tempat makan…

Karena kelaparan akhirnya mereka memilih untuk mengisi perut mereka dulu. mereka telah memesan pesanan mereka.

“Apa yang Ula katakan pada Ahjumma tadi?” tanya Yoona

“Ula cuma bilang ada dedek bayi dalam perut umma jadi umma sangat manja pada appa lalu ahjumma itu memberi Ula mainan gratis dan ahjumma itu bilang ummamu baru hamil ya, jadi wajar ia sangat manja kau tak usah sedih” jawab Hyura

“Kau disangka hamil waktu mual-mual tadi Yoong” ucap Donghae sambil tertawa

Yoona mempout bibirnya kesal “itu semua karena kau juga”

“Memangnya kenapa denganku?” balas Donghae

“Ula kenapa bilang unnie adalah ummamu”

“Kalau bilang unnie nanti Ula tidak dikasih mainan?” jawabnya polos

“Kalau dia bilang unnie bagaimana kau bisa hamil? kau khan belum menikah” celetuk Donghae

Yoona menghela nafasnya melihat kelakuan adik dan namja disampingnya

Mereka melanjutkan perjalanan sehabis mengisi perut

“Unnie kita foto-foto ya ” tunjuk Hyura pada salah satu box foto yang tersedia disana

“Ula saja ya unnie tunggu di sini” balas Yoona

“Tidak mau Ula sama unnie dan Dongdong oppa juga” rengek Hyura mengeluarka jurus ampuhnya membujuk Yoona

Dan benar jurusnya sangat ampuh ,akhirnya Yoonapun ikut masuk kedalam box foto tersebut.

Didalam mereka terlihat heboh dengan berbagai gaya.

“Ini yang terakhir ” ucap Yoona

“oki doki unnie, tapi Ula mau gayanya Unnie dan oppa mencium pipi Ula”

“Oke..”

“Hana.. dul… set…”

cuppp…….

Yoona dan Donghae terkejut karena bibir mereka tidak menyentuh pipi Hyura melainkan bibir masing-masing

“Akkkkkk” teriak mereka kompak

“Hyura!!!!” teriak mereka lagi menatap Hyura yang menutup mata

“Sudah selesai ciumannya ?” tanyanya polos

“Hyura, apa-apan ini kenapa pergi sewaktu difoto” ucap Yoona

“Ula tidak pergi, ula cuma mau memakaikan tali sepatu Ula yang tanggal, Ula menyadarinya waktu mau berfoto dan ketika Ula selesai memasangnya kembali Ula melihat unnie dan oppa berciuman jadi Ula menutup mata” jelasnya

“Yaakk tapi kan dia mengambil ciuman unnie Ula gara-gara Ula menunduk” ucap Yoona sambil menunjuk Donghae

“Kenapa kau menyalahkanku aku juga tidak tahu akan seperti ini” elak Donghae

“Entahlah” ucapnya keluar dari box tersebut

“Bagaimana ini oppa? unnie marah sama Hyura?”

“Tidak apa-apa sayang, unniemu tidak marah”

“Benar??? Ula punya ide supaya unnie tidak marah lagi” ucap Hyura sambil menarik Donghae keluar dari box tersebut. sebelum keluar Donghae tidak lupa mengambil hasil foto mereka dan menyimpan satu foto yakni foto ciumannya dengan Yoona.

“Unnie!!!” panggil hyura yang melihat Yoona duduk sendirian di bawah pohon di taman tersebut

“Ne..”

“unnie marah karena Dongdong oppa mengambil ciuman unnie?” tanya Hyura

Yoona menganggukkan kepalanya

“Jadi sini oppa” ucap Hyura menarik tangan Donghae ” Kembalikan ciuman unnie lagi” ucapnya lagi

“Bagaimana caranya? tanya Donghae bingung

“Oppa cium unnie lagi, ya kan unnie?” tanyanya pada Yoona

“Eh_ bukan.. ayo kita pulang hari sudah sore ” alasan Yoona

“Unnie aneh ya oppa tadi marah karena Dongdong oppa mengambil ciumannya tapi waktu dongdong oppa mau mengembalikannya ia tidak mau malah pergi” gumam Hyura

Donghae tertawa pelan mendengar penuturan polos Adik wanita yang dicintai ini..” ne unnie Ula aneh padahal oppa sudah siap-siap memberinya kembali bahkan rencananya oppa mau memberi lebih. ayo kita susul dia” ucap Donghae.

Diparkiran terlihat seorang yeoja menunggu sambil menekuk wajahnya

“Kalian bisa lebih cepat lagi” ucapnya

“Ini sudah yang paling cepat” balas Donghae

Kemudian merkapun masuk kedalam mobil, tapi sebelum masuk tangan Yoona ditahan Donghae “Aku mau mengembalikan ciumanmu” goda Donghae. Yoona langsung menyubit perut Donghae ” mesum” ucapnya

Setelah menempuh beberapa menit perjalanan,mobil itupun berhenti di halaman sebuah rumah mewah

“Aku tidak singgah ya” Ucap Donghae

“Siapa yang mengajakmu singgah, ayo Hyura kita masuk ” balas Yoona langsung masuk kerumah

“Gomawo oppa” ucap Hyura

“Ne, bilang sama Yoona jika ia meminta ciumannya aku akan mengembalikannya kapan saja”

“Oki Doki oppa.Ula masuk dulu” ucapnya berlari menyusul Yoona

Begitu juga Donghae meninggalkan halaman rumah tersebut.

Author PoV end.

Donghae Pov

Sehabis mandi aku langsung berbaring ditempat tidurku, hari ini sungguh menyenangkan walaupun sedikit masalah tadi.

“Aku tidak boleh menyerah, untuk mencapai sesuatu pasti akan ada hambatannya seperti Jonghyun begitu juga dengan Tuan Song aku sadar ia bersikap seperti itu juga untuk kebaikanku

Kalian tahu aku disadari semua ini oleh seorang anak kecil, Im Hyura. sewaktu menjemput Yoona di kantornya ia bercerita ia menginginkan sebuah mainan barbie tapi ia bisa mendapatkannya jika nilai-nilainya bagus. dan iapun berusaha supaya nilai-nilanya bagus karena kata ummanya setiap sesuatu yang kita inginkan pasti ada hambatan dan jika kita berhasil melalui hambatan tersebut kita akan menerima hasil yang memuaskan.

“Aku tersenyum sendiri membayangkan kejadian-kejadian di taman bermain tadi” kemudian aku mengeluarkan foto yang sengaja kusimpan aku mempunyai 2 buah foto. salah satu foto memang sengaja aku ambil sedangkan satu lagi diberi oleh Hyura.

Foto pertama foto kami bertiga sedangkan foto satu lagi foto ciumanku dengan Yoona

“Im Hyura kau malaikat kecil yang membuat orang disekitarmu bahagia”

“Dan kau Im Yoona tunggu aku sebulan lagi.. kau akan menjadi calon istriku”

“Dan kalian Im Sisters kalian adalah Mood booster_ku”

“Gomawo, aku bisa mengenal kalian” gumamku

_TBC_

Donee!!!! ceritanya ancuurrrrrrr bangettttt tapi walaupun begitu jangan lupa comment ya and sorry dorry strawberry jika banyak dari sudut pandang Donghae author juga kagak tahu knapa seperti itu tanyakan saja pada rumput yang bergoyang…

pai..pai..paiii

.

101 thoughts on “(Don’t) Love Me if You (can’t) [Part 6]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s