(Don’t) Love Me if You (can’t) [Part 5]

cover ff1

Author 

Leeyuunayuuna

Title

(Don’t) Love Me if You (Can’t)

Genre

Sad,happy,chapter

 Cast

Im Yoona x Lee Donghae

Other cast

Dapat ditemukan dalam cerita

Rating

PG 16

Disclaimer

Semua cast diatas adalah milik tuhan saya hanya meminjam namanya saja,ide cerita muncul dari pikiran saya.

Part 5 comingggg!!!! Sorry Dorry Strawberry nunggu lama postingnya karena author sibuk sama tugas/tugas kuliah #plakkmemangadaygnunggu.

Sebelumnya terima kasih yang sudah meninggalkan jejaknya g’ nyangka ff abal-abal ini ada yang suka dan yang belum usahakan ya…

Sorry typo dan ceritanya membosankan tidak sesuai keinginan ….

NO!!!!!!! SIDE READER

[Part 1] [Part 2] [Part 3] [Part 4]

Happy Reading🙂

Author POV

2 hari berlalu….

Di balkon kamarnya tampak Donghae melamun sambil menatap lurus kedepan,sangat jelas terlihat walaupun tubuhnya berada disana tapi pikirannya entah kemana.

“Oppa” panggil seorang yeoja lembut. Tapi sang punya nama masih belum bergeming

“Oppa” panggilnya lagi,tapi sama halnya dengan semenit yang lalu ia masih tetap diam dan mengabaikan panggilan itu.Akhirnya yeoja tersebut mendekatinya.

“Donghae oppa!!” panggilnya sekali lagi sambil menepuk pelan bahunya.

Donghae terlihat kaget oleh tepukan pada bahunya dan langsung menoleh kepada orang yang menepuk bahunya.

“Ada apa?” tanyanya datar

“Kau ditunggu untuk makan malam” jawab yeoja tersebut

“Aku tidak lapar”

“Tapi oppa, kau belum makan sejak pagi tadi” ucap yeoja tersebut

“Aku bilang aku tidak lapar!!” teriak Donghae pada yeoja tersebut

“Apa ini semua karena ada Jonghyun oppa?” ucap yeoja itu lagi

“Jangan kau sebut nama brengsek itu didepanku”

“Oppa kenapa kau masih belum bisa memaafkan Jonghyun oppa? ini sudah 3 tahun sejak pristiwa itu oppa”

“Memaafkannya,jangan harap.Kalau kau cuma mau membicarakan dia lebih baik tak usah karena aku tidak akan mendengarkannya”

Yeoja tersebut hanya bisa menghela nafas melihat sikap keras kepala dari oppanya tersebut

“Baiklah kalau kau tidak mau turun untuk makan malam,aku akan membawa makananmu kesini” ucap yeoja itu meninggalkan tempat tersebut.

Donghae menghiraukannya tapi ia sempat menoleh sebentar pada adiknya tersebut yang perlahan menghilang dari balik pintu kamarnya dan tak lama iapun kembali  pada kegiatan awalnya.

Di tempat lain……

Diruang keluarga rumah mewah tersebut terlihat putri-putri keluarga Im. Im Yoona dan Im Hyura sibuk dengan kegiatan mereka masing-masing.Yoona seperti biasa sibuk dengan berkas-berkas kantornya dan juga sekarang ditambah ia harus menyelesaikan tugas akhirnya disebabkan karena beberapa bulan lagi ia akan lulus dari kampusnya sedangkan Hyura sibuk dengan boneka barbienya.

Tak beberapa lama Hyura terlihat bosan dengan permainannya,Yoona yang memperhatikan tingkah adiknya itu tersenyum dan meninggalkan pekerjaannya sebentar lalu duduk disamping adiknya.

“Ula kenapa?” tanya Yoona “Unnie perhatikan bibirnya betah manyun seperti bebek.

“Unnie.. ula bosan main sendiri masa yang jadi barbienya ula,yang jadi pangerannya ula,yang jadi temannya barbie juga ula.

Yoona tersenyum sambil sesekali mengusap rambut adiknya tersebut mendengar penuturan dari bibir kecil itu,”Unnie tahu pasti ula minta ditemani bermain” ucap yoona

“hehehe… ” balas Hyura cengengesan

“Unnie akan temanin adik unnie yang manja ini tapi Ula tunggu sebentar unnie menyelesaikan pekerjaan yang tinggal sedikit lagi”

“Oki Doki unnie Ula yang cantik”

“Oki doki juga” balas Yoona lalu kembali ketempatnya meninggalkan Hyura yang kembali bermain dengan barbienya.

“Cupcake Ala Chef Jung datang!!!!!!!” teriak Bibi Jung sambil membawa beberapa buah cupcake

“Yeeeeeee cupcake.. Ula mauuuuuuu” ucap Hyura melempar barbienya asal sambil berlari menuju Bibi Jung.

Yoona dan Bibi Jung saling berpandangan, Yoona mengangkat bahunya melihat tingkah adiknya jika sudah berhubungan dengan makanan favoritnya itu.

“Buat Ula yang manaaaa Bi?” ucap Hyura sambil memainkan lidahnya “Dari baunya pasti ini sangat enak. Siap-siap saja cupcake Ula akan memakan kalian” tuturnya polos

Yoona dan Bibi jung kompak tertawa mendengar penuturan polas dari Hyura

Bibi jungpun mengambil satu buah cupcake dengan banyak topping kesukaan Hyura,”Ini Nona,hati-hati masih panas” ucapnya

“Ne, Bi..” ucap hyura kembali ketempat duduknya tadi. Sedangkan bibi Jung mendekat ke tempat Yoona.

“Ini Nona”ucap Bibi Jung menyodorkan cupcakenya “Nona istirahat dulu jangan terlalu dipaksakan pekerjaannya”

“Sebentar lagi Bi, aku hanya harus memeriksa berkas ini,karena yang lainnya sudah dihandel oleh jungsoo Ahjusssi.

“Nona…. Bibi perhatikan akhir-akhir ini Nona terlihat sangat senang..”

“Benarkah?” ucap Yoona

Bibi Jung mengangguk “Apa ada sesuatu?” tanyanya

Sekarang giliran Yoona yang mengangguk ,Yoonapun membisikkan sesuatu pada Bibi Jung.

“Benarkah,ternyata yang Bibi bilang dulu jadi kenyataan”

“Belum tahu Bi, berdoa saja supaya berhasil dan satu lagi jangan bilang siapa-siapa”

“Kata nona kecil  “Oki Doki” ucap Bibi Jung meniru gaya Hyura

“Unnie,Bibi!!!! bicara apa kok bisik-bisik.Ula juga mau ikut”rengek Hyura.

“Tidak sedang bicara apa-apa sayang,Ayo cepat habiskan Cupcake katanya ula mau main barbie sama unnie”

“Ne unnie”

Akhirnya Hyurapun tidak hanya ditemanin Yoona tapi juga Bibi Jung bermain boneka.

Author PoV end

___________________

Dua minggu kemudian…..

Donghae POV

Hari ini aku berencana mengajak Hyura untuk pergi bermain bersama lagi.Pada awalnya aku mendekati Hyura untuk mendapatkan informasi mengenai Yoona darinya tapi setelah beberapa kali bertemu sekarang tujuanku tidak hanya mencari informasi Yoona tapi juga memang aku ingin bermain denganya, dengan tingkahnya yang polos dan ceplas-ceplos mampu membuatku melupakan masalahku,aku sangat menyayanginya sama seperti aku menyayangi Hana.Entah mungkin memang takdir atau bukan putri-putri keluarga Im mampu membuat aku berubah menjadi sedikit lebih baik.

Sekarang aku sudah berdiri di gerbang sekolah Hyura menunggu yeoja kecil itu keluar.Tak beberapa lama aku melambaikan tanganku pada sosok kecil yang sudah kutunggu sejak tadi,ia membalas lambaianku saat melihatku dan kemudian ia berlari menuju ketempatku berdiri,ia terlihat sangat imut dengan rambut yang diikat dua.

“Oppa!!!” ucapnya ngosngosan sesaat setelah sampai didepanku

Aku tersenyum melihat tingkahnya” Ula tidak usah berlari seperti itu,lihat sekarang jadi seperti ini”. Memang sekarang aku telah terbiasa memanggilnya Ula sejak beberapa kali mengajaknya bermain.

“Ne oppa, kata unnie tidak boleh membuat orang menunggu jadi Ula berlari agar oppa tidak menunggu”jawabnya polos

“Memang benar kata unnie Ula tapi Ula juga harus memperhatikan diri sendiri,kalau ula terjatuh karena berlari bagaimana?”

“Ne, ada apa oppa kemari?” tanyanya

“Oppa mau menepati janji Oppa untuk mengajakmu ketaman bermain” jawabku

“Tapi oppa,aku belum bilang sama unnie,kalau unnie nanti kesini bagaimana?”

“Kita akan kembali kesini lagi sebelum Yoona datang,sekarang kita hanya perlu izin dari Seohyun”

Kalian pasti berfikir bagaimana aku bisa mengajak Hyura pergi bersama tanpa sepengetahuan Yoona.Selama ini aku bertemu dengan Hyura disekolah saja dan aku bertemu dengannya jika ada jam kosong kelasku.Pada awalnya aku sedikit kesulitan bertemu dengan Hyura,karena Seohyun guru Hyura selalu mengawasinya tapi akhirnya melihat Hyura cukup akrab denganku iapun sedikit memberi kelonggaran agar aku bertemu dengan Hyura dengan syarat masih berada di lingkungan sekolah.

Dan mengapa sekarang aku berani membawa Hyura pergi?

Aku hanya punya waktu 3 jam dan mengembalikannya ketempat Seohyun sebelum Yoona datang menjemput Hyura.Memang hari ini Yoonalah yang akan menjemput Hyura karena supirnya yang biasanya menjemput Hyura ada urusan lain.Mendengar cerita Hyura bahwa jika ia tidak dijemput supirnya ia akan menunggu di rumah Seohyun yang memang dekat dari sekolahnya sambil menunggu Yoona.Jadi begini akhirnya aku rela bolos dari kelasku, berhubung aku sejurusan dengan Yoona jadi aku tahu jadwal Yoona akan menjemput Hyura.

“Seohyun aku mau mengajak Hyura bermain,aku akan mengembalikannya sebelum Yoona datang menjemputnya” ucapku pada Seohyun. aku memang sudah mengenalnya karena Hyura

Seohyun terlihat ragu untuk membiarkan Hyura ikut denganku “Tapi..kau belum izin dengan Yoona” jawabnya

Seohyun memang guru yang bertanggung jawab jadi tak heran ia akan bersikap seperti itu

“Kami hanya pergi 3 jam,kalau aku minta izin Yoona ia pasti tidak mengizinkannya”

Seohyun masih terlihat ragu

“Baiklah,sebagai jaminan aku tidak akan berbuat jahat pada Hyura aku akan menitipkan tanda pengenalku serta kartu namaku padamu” ucapku memberi tanda pengenalku dan kartu nama padanya

“Baiklah.. tapi kau harus mengembalikannya sebelum Yoona datang menjemputnya”

“Ne,Gomawo” ucapku sambil membawa Hyura pergi

“Seohyun unnie,Ula pergi ya” pamit Hyura

“Ne Ula,hati-hati” balas Seohyun

Donghae POV end

______________________

Yoona POV

Sekarang aku sedang menuju sekolah Hyura,karena berhubung jadwal kuliahku diundur serta dosennya tidak datang aku bisa lebih cepat menjemput Hyura.

Di tengah perjalanan menuju sekolah Hyura aku melihat seorang yeoja kecil yang mirip dengan Hyura,aku memusatkan perhatianku padanya, benar itu dia!!!! lalu siapa namja disampingnya,karena aku tahu itu tidak mungkin Park Ahjussi.Jangan-jangan diamau menculik Hyura.Aku terus memperhatikan mereka,namja itu membawa Hyura masuk kedalam mobilnya dan meninggalkan tempat tersebut,aku pun mengikutinya.

Sekarang aku berada di taman bermain.aku cepat-cepat turun menghampiri Hyura yang juga baru turun dari mobil namja tersebut.

“yakkk Hyura” teriakku membuat langkah mereka berdua berhenti tanpa pikir panjang aku langsung berlari dan menarik baju namja tersebut dengan ilmu beladiriku yang kupunya berhasil membuat namja itu terduduk.

“Hei kau!!! kau mau menculik adikku ah? jangan harap kau akan berhasil,kau harus melawanku dulu” aku tetap menarik-nari baju namja tersebut

“Unnie berhenti,itu bukan penculik itu Dongdong oppa” teriak Hyura

Mendengar teriakan Hyura aku menghentikan kegiatanku “Dongdong oppa?” tanyaku bingung

“Ne teman baru Ula”

Akupun melepaskan peganganku pada namja tersebut dan namja itupun menoleh padaku sesaat setelah aku melepaskan

“Donghae” ucapku terkejut

Yoona POV end

______________________

Author POV

“Donghae!!! ucap Yoona saat melihat wajah namja tersebut

“Yakk ini aku, kau ini namja atau yeoja? membuat aku sakit begini” rutuk Donghae

“Kau mau menculik adikku?” balas Yoona ketus tanpa menghiraukan pertanyaan Donghae

“Memangnya ada penculik tampan seperti aku,aku hanya mengajaknya bermain kesini”

“Lalu kenapa kau tidak minta izin padaku”

“Kalau aku minta izin kau pasti tidak akan mengizinkan” balas Donghae lagi

“Itu kau tahu kenapa masih dibawa?”

“Karena aku ingin bermain saja dengannya,aku tidak akan menculiknya”

“Ya sekarang memang kau membawa jika benar-benar penculik bagaimana?”

“Belum aku pikirkan yang penting sekarang aku yang membawanya,akupun sudah menitipkan tanda pengenal dan kartu namaku pada seohyun sebagai jaminan” jelas Donghae

“Unnie..oppa kenapa kalian bertengkar kita jadi bermainnya” teriak Hyura yang sejak tadi menjadi pertengkaran kedua orang didepannya

“Jadi,tidak tahu dengan yeoja ini?” ucap Donghae

“Unnie ikut?” tanya Hyura pada Yoona

“Tentu,aku tidak mau kau kenapa-kenapa jika bersama dia”ucap Yoona

“Oppa mana baju gantiku,katanya tadi oppa sudah mempersiapkannya dan unnie temanin Ula mengganti baju” kata Hyura pada dua orang tersebut.

Akhirnya Donghae menunggu diluar mobilnya sambil menunggu Hyura yang dibantu Yoona mengganti bajunya didalam mobil.

Author POV end

__________________________

@LeeCorp….

Jonghyun POV

“Mana adikmu?” tanya Tuan Lee pada anak sulungnya

“Aku tidak tahu,aku sudah menghubunginya tapi tidak diangkat”

“Kemana lagi perginya adikmu itu,lihat kelakuannya bagaimana ia bisa memimpin perusahaan jika seperti ini terus”

“Appa tenanglah jangan terlalu dipikirkan,aku tidak mau kau banyak pikirin malah nantinya akan berpengaruh pada kesehatanmu”

“Ne..sepertinya aku harus bersabar menghadapi adikmu itu”

Aku hanya diam tak berniat menanggapi perkataan appaku,karena aku sadar hubunganku dengan Donghae tidak begitu baik.

Jonghyun POV end

____________________

Author POV

Di taman bermain Donghae,Yoona dan Hyura mencoba berbagai wahana permainan. Mereka terlihat sangat menikmati,lebih tepatnya Donghae dan Hyura karena Yoona hanya sibuk mengikuti mereka berdua.mencoba permainan yang mereka coba.

“Sekarang kita mau kemana lagi oppa?” tanya Hyura

“Kita ke wahana outbound” jawab Donghae

“Lets gooo oppa” ajak Hyura pada Donghae

“Yakkk kalian bisakah kita istirahat sebentar,aku lelah mengikuti kalian”

“Kalau kau lelah,lebih baik kau duduk disini saja,biar aku dan Hyura yang masuk”ucap Donghae menggandeng tangan Hyura masuk kedalam

Yoona akhirnya mengikuti mereka dengan malas-malasan.Donghae dan Hyura berjalan duluan didepan Yoona.

“Akkkkk” teriak Yoona tiba-tiba membuat kedua orang didepannya menoleh kearahnya

“Ada apa unnie/Yoong?”ucap mereka kompak

Yoona tidak menjawab tapi menunjuk kearah bawah “ini lihat…….”ucapnya

Donghae dan Hyurapun melihat kearah yang ditunjuk Yoona.mereka berdua tertawa melihat keadaan Yoona sekarang.

“Unnie kenapaa kau menginjak tempat ini?”

“Unnie sangka tempat ini tanahnya tidak membuat terbenam seperti ini

“Sekarang kau keluar dari high heelmu”perintah Donghae

“Kalau bisa sudah dari tadi aku keluar tuan Lee, talinya high heelku ikut terbenam”

Donghae memperhatikan Yoona dari ujung kaki sampai ujung kepala,”Ula,sepertinya kita lupa unniemu ini salah kostum” ucap Donghae

Yoona memang tidak mengganti pakaiannnya,ia memakai pakaiannya kekampus tadi.Ia saat ini memakai rok dan High heel.

Donghae ikut masuk ketempat yang dinjak Yoona dan kemudian mendekat pada Yoona

“Yakk kau mau apa dekat-dekat” ucap Yoona saat Donghae mendekat padanya

“Mau menolongmu,memangnya kau mau seperti itu terus” balas donghae

“Tentu saja tidak ,tapi kenapa kau dekat-dekat?”

“Dengar Nona Im.kalau aku tidak mendekat padamu bagaimana aku bisa menarikmu keluar. Sekarang ayo pegang,aku akan menarikmu” jelas Donghae

Yoona terlihat berpikir,”Lalu apa yang aku pegang?”

“Terserahmu !!!!”

Akhirnya dengan ragu-ragu Yoona mengalungkan tangannya  dileher Donghae.setelah dirasa siap Donghaepun menarik Yoona keluar.

“Unnie ayo turun,kenapa masih memeluk Dongdong oppa?”ucap Hyura yang melihat Yoona masih memeluk Donghae

Yoona yang mendengar ucapan Hyura tersadar dan minta cepat-cepat diturunkan “Lee Donghae cepat turunkan aku,kau mau mencari kesempatan ingin memelukku” kata Yoona

“Dengar nona Im,bagaimana aku bisa menurunkanmu jika kau memelukku erat seperti ini” balas Donghae

Yoona kembali tersadar ia masih memeluk leher Donghae erat,”Ya sudah sekarang turunkan” ucap Yoona salah tingkah berusaha menutupi malunya.

Donghae tersenyum melihat tingkah Yoona,”Kenapa? aku benar bukan.” goda Donghae

Yoona menghiraukan godaan Donghae,iapun mengalihkannya dengan membuka High heelnya,” Pegangin high heelnya,aku mau cuci kaki dulu!!!” sodor Yoona manja pada Donghae setelah ia melepas high heelnya

Donghae tercengang melihat sikap Yoona yang tiba-tiba manja,” Aigo!!! nona Im ternyata kau bisa jadi manja begini” godanya lagi

Yoona lagi-lagi kembali tersadar atas sikapnya “tidak tahu ,lebih baik aku cucu kaki dulu” sergah Yoona dan cepat-cepat pergi dari hadapan Donghae

Donghae dan Hyura menunggu Yoona yang sedang mencuci kakinya tidak jauh dari mereka berdiri.

“Ula ternyata unniemu sangat cerewet dan manja” ucap Donghae

“Ne,oppa baru tahu,unnie memang cerewet,kalau manja ini belum seberapa sebelum umma dan appa meninggal unnie manjanya melebihi Ula” jawab Hyura polos

“Benarkah?”

“Ne,Unnie pernah merengek pada umma minta ditemanin tidur karena takut tikus”

Im Yoona ternyata masih banyak yang belum aku ketahui tantang dirimu.

“Oppa kenapa diam?”

“Tidak kenapa-napa”

“Kalian sedang membicarakan aku?”tanya Yoona tiba-tiba sepertinya ia sudah selesai mencuci kakinya.

“Tidak,jangan terlalu kepedean,lebih baik aku mencuci kakiku lebih dahulu” ucap Donghae

Yoona mempoutkan bibirnya kesal mendengar perkataan Donghae

Akhirnya Yoonapun mengganti pakaiannya beruntung ia membawa pakaian ganti tetapi ia memakai sandal karena hanya itu yang ditemukan didalm mobilnya lebih baik sandal daripada high heel pikirnya.

Setelah semuanya siap mereka kembali ke arena outbound,disana mereka terlihat asyik mengerjai satu sama lain.pada mulanya Yoona tidak tertarik tapi karena hyura melempar lumpur padanya akhirnya iapun ikut-ikutan.

Tak terasa waktunya mereka harus pulang karena Yoona ditelepon Jungsoo ahjussi mengenai perusahaannya.

Seperti tadi Donghae dan Hyura berjalan didepan sedangkan Yoona berjalan dibelakang sepertinya ia masih menerima telepon.

“Oppa!!!” panggil Hyura pada Donghae

“Ne,ada apa?”

“Oppa menyukai Unnieku?” celetuk Hyura ceplas-ceplos

Eh_ Donghae terkejut dan gugup mendengar celetukan dari Hyura

Donghae berusaha menutupi kegugupannya,” kenapa Ula bisa berbicara seperti itu?” tanyanya

“Kata unnie kalau ada seseorang yang selalu ingin tahu tentang kita dan menanyakan tentang kita berati orang itu menyukai kita atau menyayangi kita.bukannya oppa selalu menanyakan unnie pada Ula jika bertemu dan selalu ingin tahu bagaimana unnie” tutur Hyura

Donghae semakin tersudut mendengar penjelasan Hyura,”Tidak selalu Hyura,oppa memang cuma ingin tahu saja tanpa bermaksud apa-apa” elak Donghae

“Benarkah? biar Ula tanya sama unnie lagi” ucapnya sambil berbalik kearah Yoona,” Unnie!!!” panggilnya

Donghae yang panik langsung mengendong Hyura dan berusaha menyuruh Hyura untuk diam.

“Ada apa sayang?”tanya Yoona yang mendengar panggilan Hyura

Hyura memandang unnienya dan Donghae gantian,”Saranghae unnie” jawabnya karena melihat wajah Donghae memohon untuk tidak mengatakan apa-apa pada Yoona.

“Nado saranghae,”balas Yoona

“Lalu oppa,bagaimana kau menyukai unnieku” bisik Hyura pada Donghae

Donghae menghembuskan nafasnya pelan “Ne,aku menyukai unniemu tapi jangan bilang padanya, janji” ucap Donghae pada Hyura yang berada digendongannya.Ia memberikan jari kelingkingnya

“Janji!!!!” balas Hyura menautkan kelingkingnya.

Akhirnya sekarang mereka sampai diparkiran,Hyurapun turun dari gendongan Donghae.

“Apa hari ini Ula senang? nanti kalau ada waktu oppa akan mengajak ula lagi?

“Asyikk, hari ini Ula sangat senang,benarkan unnie?” tanyanya pada yoona

“Sedikit..”jawab yoona singkat

“Sedikit-sedikit lama-lama akan menjadi bukit” bisik Donghae pada Yoona

Yoona mengacuhkannya dan langsung menuju mobilnya,” Ayo Hyura kita pulang” ajaknya

“Ne, Oppa Ula pulang dulu ya” pamit Hyura

“Ne ula,hati-hati dan bilang sama unniemu jangan ngebut dan satu lagi ingat janji kita tadi”

“Oki Doki oppa”

Kemudian Hyurapun masuk kedalam mobil dan tak lupa ia melambaikan tangannya pada Donghae sesaat meninggalkan tempat parkir tersebut

Author POV end

_______________________

@Yoona’s house….

Yoona POV

Setelah sesampainya dirumah dan membersihkan diri,sekarang aku dan Hyura duduk di ayunan sambil meminum teh panas.

“Ula… unnie mau nanya kenapa Ula bisa kenal Donghae?”

“Dongdong oppa?”

“Namanya Donghae bukan Dongdong sayang”

“Ne itu…. Ula kenal waktu di taman sewaktu kekampus unnie dulu”

“Lalu kenapa kalian bisa akrab?” tanyaku lagi

“Itu… karena setelah itu kami juga bertemu jika ula kekampus unnie” jawab Hyura gugup

“Benarkah? ula tidak bohong”

Hyura menganggukkan kepalanya,”mianhae unnie,ula janji pada oppa untuk tutup mulut batin Hyura

“Baiklah,yang penting sekarang Ula hati-hati berteman dengan orang lain, unnie takut jika terjadi apa-apa pada Ula” nasehatku pada Hyura

“Ne,unnie” balasnya

Yoona POV end

_________________________

Hari demi hari,minggu demi minggupun berlalu,hanya sedikit perubahan terjadi antara Yoona dan Donghae,dimana sekarang mereka sudah saling berbicara meskipun itu hanya sekedar adu pendapat.Tapi selebihnya tetap sama Donghae belum mengungkapkan perasaannya walaupun ia sudah mendapat restu dari Hyura adiknya Yoona.

Author POV

“Donghae kau mau kemana?” tanya seseorang berhasil menghentikan langkahnya

Donghapun menoleh padanya,”Bukan urusanmu” jawabnya singkat

“Hae kau masih marah padaku ?” tanya Jonghyun orang yang bertanya pada Donghae

Donghae menatap tajam pada Jonghyun,”Memangnya kau pikir aku akan bahagia,atas ulahmu itu”

“Mianhae hae aku tidak bermaksud seperti itu,aku melakukannya karena aku punya alasan”

Donghae membuang muka mendengar perkataan Jonghyun,sebenarnya aku merindukan kami seperti 3 tahun lalu,tapi mengingat perbuatannya 3 tahun lalu membuatku melenyapkan semua anganku itu batin Donghae

“Baiklah,aku terima kau belum memaafkanku tapi tolong kau jangan bersikap seperti itu pada Appa” ucapnya

“Jadi sekarang anak kesayangan Tuan Lee sedang berusaha menasehatiku. kalian benar-benar kompak saling membela satu sama lain” sindirnya

“Lee Donghae,kau benar-benar keterlaluan. Kenapa kau selalu memandang segala sesuatu dari sudut pandangmu seolah-olah kau yang sangat menderita disini?”

“Memang kenyataannya seperti itu..”

Jonghyun menghela nafasnya melihat sikap sinis dan keras kepala adiknya tersebut

“Terserah padamu aku sudah mengingatkannya… dan satu lagi appa berpesan agar kau dapat hadir makan malam dengan rekan bisnisnya malam ini “

“Jika aku ingat ” ucap Donghae meninggalkan tempat tersebut

Jonghyun menatap nanar punggung adiknya yang perlahan menghilang,”Mianhae Hae” gumamnya pelan

Tanpa sepengetahuan mereka berdua,Hana mendengar pembicaraan kedua oppanya,”Aku harap kita bisa kembali seperti dulu”

Author POV end

________________________

@Callden’s group….

Author POV

Yoona baru saja menyelesaikan tugasnya memimpin rapat,Sekarang ia mengistirahatkan diri di ruangannya.

“Ini minumnya Nona” Jungsoo ahjussi menyodorkan minuman pada Yoona

“Kenapa ahjussi yang mengantar?” tanya Yoona

“Tidak apa-apa, aku senang membawakan ini untukmu sebagai penghargaan untukmu karena memimpin rapat dengan baik”

“Kau ada-ada saja ahjussi,tapi thanks untuk minumannya” ujar Yoona

“Ne..Nona”

“Ahjussi kau jangan terlalu sibuk bekerja kau juga harus memperhatikan kesehatan mu dan juga putrimu?” ucap Yoona

Jungsoo terlihat bingung mendengar ucapan Yoona,”Maksud Nona?”

“Maksudku, sepertinya kau harus mencari umma baru buat putrimu agar bisa mengurusnya dan tentunya mengurus kau juga”

Park Jungsoo memang merupakan seorang duda, 7 tahun lalu istrinya meninggal karena kecelakaan,selain itu ia juga sudah dikarunia seorang putri Park Sulli.

tuk..tuk…tukk

Ketukan pintu ruang Yooona membuat orang yang berada didalamnya menghentikan kegiatan mereka sebentar

“Masuk..” ucap Yoona

“Permisi Nona, saya mau menyerahkan berkas untuk proyek kita yang di Daesung” ucapnya

“Ne, unnie ” balas Yoona mengambil berkas yang disodorkannya

“Jungsoo Oppa kau juga disini?” ucapnya kaget melihat Jungsoo berdiri tidak jauh dari meja Yoona

“Ne, Apa kau tidak lihat tubuh sebesar ini Nona Kim” goda Jungsoo “Memang kau sedang memikirkan apa? namja?”

Wajah yeoja tersebut sontak memerah.

Kim Taeyeon merupakan salah satu sekretaris kepercayaan Yoona, memang selama ini ia lebih banyak bekerja di luar kantor.Yoona memang memanggilnya Unnie selain dengan Jungsoo ia juga cukup dekat dengan Taeyeon.Sama halnya dengan Jungsoo,yeoja 35 tahun ini juga merupakan seorang janda,ia bercerai dengan suami tetapi belum dikarunia seorang anak.

Yoona yang melihat tingkah kedua orang kepercayaannya itu tersenyum geli.

“Nona… oppa aku keluar dulu.. permisi ” ucapnya buru-buru

Yoona dan Jungsoo menatap Taeyeon.Setelah taeyeon tidak terlihat lagi Yoona mengalihkan pandangannya pada Jungsoo yang masih melihat ke arah pintu,Ia tertawa pelan melihat orang kepercayaannya itu tersenyum sendiri.

“Hmmmm…hmmm”dehem Yoona berhasil membuat Jungsoo mengalihkan pandangannya pada Yoona

“Sepertinya Taeyeon unnie cocok dijadikan Ny. park” goda Yoona

Jungsoo langsung salah tingkah mendengar godaan Yoona

“Aigo!!! jadi seperti ini tingkah seorang Park Jungsoo pengusaha terkenal jika sedang jatuh cinta” goda Yoona lagi

“Nona.. kau ini aku tidak ada apa-apa dengan Taeyeon”

“Kalau ada apa-apa juga tidak ada apa-apa ahjussi,kau bukanya sudah berteman lama dengan Taeyeon unnie selain itu bukankah putrimu cukup akrab dengannya, perbedaan usia kalian juga tidak terlalu jauh hanya 7 tahun” Yoona masih betah menggoda orang didepannya

“Bukan begitu..tapi…..”

“Hahaha.. kenapa? kau jadi begini. kemana perginya Park Jungsoo yang yang selalu bisa membalas perkataan orang?”

“Cinta…. cinta” ucap Yoona

“Baiklah ahjussi aku harus pergi, satu lagi tolong gantikan aku mengecek proyek kita di Daesung, aku ada acara malam ini” pamit Yoona

Sesaat sesampainya di depan pintu yoona kembali membalikkan badannya,”Aku lupa.. kau tidak sendirian karena Taeyeon unnie akan menemanimu,jadi kalian bisa sekalian kencan,oke” goda Yoona lagi

Jungsoo hanya geleng-geleng kepala mendengar Godaan dari Yoona

Author POV end

________________________

@Restaurant ……

Donghae POV

“Gomawo kau telah datang” ucap Orang didepanku

Aku tidak menanggapinya,Kalau bukan karena sahabat-sahabatku yang sibuk semua aku tidak akan mau kesini.

Donghae POV end

Author POV 

Tak beberapa lama Tuan Lee datang..

“Mianhae,aku telat..”

“Ada apa menyuruhku datang kesini?”Tanya Donghae ketus

“Tunggu sebentar Appa cuma ingin mengenalkan pada rekan bisnis Appa” jawab Tan Lee

“Memangnya dia siapa Appa? sampai harus mengatur makan malam seperti ini?” Tanya Jonghyun

“Dia adalah seseorang yang sangat istimewah,dia sedang dalam perjalanan menuju kesini”

Donghae melongos ia terlihat bosan…

“Minhae,tuan Lee membuatmu menunggu” ucap sebuah suara lembut

“Ne,tidak apa-apa” jawab Tuan Lee

Donghae dan Jonghyun yang mendengar suara itu sontak menolehkan kepalanya padanya

“Yoona” ucap mereka kompak

Author POV end

Donghae POV

“Yoona”ucapku kompak dengan Jonghyun. Tunggu Jonghyun mengenal Yoona darimana ia mengenalnya.

Aku tidak pernah berpikiran kalau Appa mengenal Yoona,padahal sudah jelas appa Yoona dan Park Jungsoo adalah rekan bisnis Appa berati setelah Appanya meninggal Yoona yang menggantikannya dan otomatis ialah yang bekerja sama dengan Appa.selama ini. Jangan-jangan sewaktu aku menabrak dia didepan perusahaan appa dulu ia ingin bertemu Appa. Karena masa bodoh dengan masalah perusahaan aku tidak kepikiran sampai disitu.

Donghae POV end

Author POV 

“Apa kalian sudah mengenal Yoona?” tanya tuan Lee pada kedua anaknya

“Ne.. Donghae adalah teman satu kampusku sedangkan Jonghyun oppa adalah sunbaeku sewaktu di Jepang” Yoona menjawab pertanyaan Tuan Lee

“Ternyata dunia ini memang sempit,padahal niatnya aku ingin mengenalkan kalian”

“Ne.. aku juga tidak menyangka mereka berdua anakmu” ucap Yoona

“Baiklah sekarang kita mulai saja acara makan malamnya”

Suasana makan malam terlihat sedikit canggung,Yoona terlihat lebih sering mengobrol dengan Tuan Lee dan Jonghyun sedangkan Donghae cuma menimpalinya sesekali

“Yoona,aku tidak menyangkah kau semakin cantik saja”

“Hehehe.. gomawo oppa”

“Donghae kenapa kau diam saja dari tadi?” tanya Tuan Lee

“Tidak kenapa-napa” jawabnya sambil mengambil minum diatas meja

deg…sebuah tangan lembutpun yang juga ingin mengambil minum itu.alhasil tangan merekapun bersentuhan.

Donghae menatap pemilik tangan tersebut yang juga menatap balik dirinya.

“Yoona, mana adikmu?” tanya Jonghyun

Pertanyaan Jonghyun tersebut berhasil membuat Yoona dan Donghae mengalihkan pandangannya dan buru-buru menarik tangan mereka.

“Ah_ dia dirumah” jawab Yoona

Merekapun saling bercerita satu sama lain.

Akhirnya acara malam itu selesai,Yoona buru-buru pulang karena ia tahu adikknya tidak akan tidur sampai Yoona pulang,Sebenarnya Tuan Lee menawarkan untuk mengantarnya tapi Yoona menolak karena ia membawa mobil seendiri.

Sepeninggal Yoona,Tuan Lee,Donghae dan Jonghyun masih tetap berada disana

“Sebenarnya selain ingin mengenalkan Yoona pada kalian aku juga berencana ingin menjodohkan Yoona dengan salah satu dari kalian”ucap tuan Lee

Donghae dan Jonghyun terkejut mendengar ucapan Tuan lee

“Tidak usah terkejut begitu ini baru rencana,aku sudah menganggap Yoona seperti anakku sendiri,aku ingin ia mendapatkan pendaping hidup yang tepat. Akan tetapi aku juga tidak akan memaksa kalian untuk menerima perjodohan ini.” ucap Tuan Lee

“Kalian aku beri waktu sebulan untuk memikirkannya apa salah satu dari kalian mau atau tidak, atau kalian keduanya menerima atau sebaliknya menolaknya.Satu hal lagi Yoona tidak mengetahui ini” jelasnya Tuan Lee lagi

Donghae dan Jonghyun masih tetap diam mendengarkan perkataan Appanya

“Baiklah sepertinya aku harus pergi” ucap Tuan Lee beranjak dari tempat duduknya

3 menit kemudian Donghaepun beranjak dari kursinya

“Donghae” panggil Jonghyun

Donghae menoleh kearah Jonghyun

“Aku tidak perlu berfikir selama sebulan” ucapnya

Donghae mengerutkan dahinya tidak mengerti dengan ucapan Jonghyun

“Aku akan menerima perjodohan ini” ucap Jonghyun mantap.

=TBC=

Part 5 done!!!!! hahaha mianhae ceritanya gaje

jangan Lupa comment ya… oki doki

pai..pai..

101 thoughts on “(Don’t) Love Me if You (can’t) [Part 5]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s